SLEMAN -- PSS Sleman akan menjalani laga tandang di pekan ketiga BRI Super League 2026/27 melawan Dewa United Banten FC. Pada laga yang akan digelar di Banten International Stadium, Minggu (20/9) kickoff 15.30 WIB, lini pertahanan menjadi perhatian khusus skuad Super Elang Jawa.
Tercatat, sudah lima gol bersarang di gawang PSS dalam dua pertandingan awal. Bagi Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, angka tersebut terlalu besar dan menjadi salah satu aspek yang harus segera diperbaiki menjelang lawatan menghadapi Dewa United FC.
“Jika dalam dua pertandingan kami sudah kebobolan lima gol, itu terlalu banyak. Hal tersebut yang harus kami perbaiki,” kata Pieter Huistra, Sabtu (19/9).
Pertandingan lawan Dewa United ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi Super Elang Jawa, yaitu menemukan keseimbangan yang lebih baik antara bertahan dan menyerang.
Pieter melihat organisasi permainan secara keseluruhan menjadi kunci. Pembenahan tidak semata-mata dilakukan pada aspek lini belakang, atau dengan hanya berfokus pada penjagaan individual terhadap penyerang Denilson Pereira Junior.
Menurutnya, faktor yang membuat lini depan tuan rumah berbahaya adalah organisasi permainan secara keseluruhan yang mampu mengalirkan bola kepada pemain tersebut.
“Tim tuan rumah sangat terorganisasi untuk memberikan bola kepadanya pada akhirnya. Kami harus memutus alur tersebut,” ujarnya.
Di sisi lain, pembenahan tidak hanya fokus sektor pertahanan melainkan saat melakukan serangan. Pada pertandingan sebelumnya menghadapi Madura United FC, Super Elang Jawa mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum cukup efektif mengubahnya menjadi gol.
Berkaca pada hal ini, Pieter Huistra menginstruksikan lini depannya untuk mampu menjalankan hasil evaluasi dengan baik di pertandingan dan mampu mencetak banyak gol.
“Bahkan pada pertandingan terakhir melawan Madura United, kami memiliki banyak sekali peluang. Para penyerang kami mendapatkan banyak peluang. Mereka memang belum mampu memanfaatkannya sekarang, tetapi mereka akan mencetak gol dari peluang-peluang tersebut pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Menghadapi Dewa United, bertahan dan menyerang harus berjalan bersamaan. Pertahanan harus lebih solid memutus suplai kepada penyerang lawan, sementara lini depan dituntut lebih efektif memanfaatkan peluang.
Pembenahan di kedua lini tersebut menjadi pekerjaan penting bagi PSS untuk dapat meraih hasil positif dari pertandingan tandang.