GIANYAR -- Laga pembuka BRI Super League 2026/27 antara Bali United FC melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9) malam, dipastikan berlangsung dalam atmosfer yang berbeda.
Sebanyak 15 ribu tiket pertandingan dilaporkan habis terjual. Jumlah tersebut sesuai kapasitas Stadion Dipta setelah menjalani renovasi.
Hal yang membuat pertandingan semakin menarik, karena suporter PSS juga diperbolehkan hadir langsung ke stadion. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari regulasi baru yang kembali memberikan akses kepada suporter tim tamu setelah sekitar empat tahun sebelumnya dilarang hadir di stadion lawan.
“Ya, pertama saya sangat senang sekali bisa bermain di rumah sendiri, di kandang sendiri, di depan teman-teman suporter. Dan saya juga senang bahwa regulasi sekarang tim tamu, suporter tim tamu bisa datang ke stadion. Tapi saya harap juga bisa saling menjaga," ujar pemain Bali United, Ricky Fajrin.
"Teman-teman suporter Bali bisa menjaga teman-teman suporter Sleman, teman-teman suporter Sleman bisa menjaga teman-teman suporter Bali. Dan saya pikir itu kalau kalau hal seperti itu bisa dilakukan itu sangat bagus buat sepak bola kita,” imbuhnya.
Baginya, kembalinya suporter tim tamu bukan hanya soal jumlah penonton di tribun. Ia melihat kesempatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun atmosfer sepak bola yang lebih sehat.
Selain itu dukungan penuh dari tribun menjadi modal tambahan bagi Bali United untuk menghadapi PSS.
“Ya, seperti itu. Senang sekali bisa bermain di rumah dengan teman-teman suporter Bali, tentu mereka akan membantu kita untuk lebih mudah dalam bekerja. Tentu katanya full, jadi saya pikir itu bisa memotivasi teman-teman pemain untuk bisa meraih tiga poin,” kata pemain asal Semarang itu.
Sementara itu pelatih Bali United, Johnny Jansen juga melihat kepadatan stadion sebagai sesuatu yang positif bagi timnya. Dukungan suporter diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain.
“Menurut saya, ini adalah situasi yang luar biasa. Ya, kami menyukainya. Bagi para pemain, Ricky, saya sebagai pelatih, asisten pelatih, dan seluruh Bali United, sangat luar biasa melihat begitu banyak suporter berada di stadion," ujar pelatih asal Belanda itu.
"Semoga tercipta atmosfer yang hebat. Saya hanya bisa mengatakan bahwa kami melakukannya bersama-sama. Kami adalah Bali United dan kami melakukannya bersama para suporter dan para pemain,” pungkasnya.