PSIS Percaya Diri Hadapi Borneo FC

PSIS Percaya Diri Hadapi Borneo FC

26 Oktober 2019

SHOPEE LIGA 1 2019 PSIS SEMARANG

MAGELANG - Sedang terseok-seok di papan bawah, penggawa PSIS Semarang berjani akan menunjukkan kepercayaan diri di lapangan saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-25 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Sabtu (26/10) malam pukul 18.30 WIB.

Tekad ini dikatakan M Rio Saputra, bek andalan PSIS, dalam pre-match press conference, Jumat (25/10). Andalan lini pertahanan Laskar Mahesa Jenar asal Jepara ini menyatakan, dia dan rekan-rekannya sudah melupakan kekalahan melawan sesama tim yang berjuang menjauh dari jeratan degradasi yakni Barito Putera, dengan skor 0-2 di pekan ke-24 lalu.

"Kami sudah siap di pertandingan melawan Borneo FC Sabtu ini dan akan bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin. Kemenangan atas tim yang punya peluang juara ini bisa mengangkat mental pemain dan menjauh dari zona degradasi," kata Rio.

Mantan pemain Persijap Jepara ini juga bertekad untuk meraih kemenangan perdana di kandang setelah dalam lima partai home terakhir hanya meraih sekali hasil imbang dan empat kali kekalahan. Terakhir PSIS menang di kandang yakni pada pekan ke-7 melawan Persela Lamongan pada 6 Juli lalu.

"Kami sudah lupakan hasil sebelumnya dan kami fokus mendapat kemenangan kandang setelah beberapa laga di Magelang tanpa kemenangan. Dari hasil latihan fisik, semua pemain 100 persen dan siap tempur," lanjutnya.

Perbedaan posisi klasemen antara PSIS dan Borneo FC memang terpaut jauh yakni 16 angka. Wallace Costa dan kolega kini berada di peringkat ke-14 dari 18 klub dengan koleksi 24 poin. Adapun Pesut Etam ada di peringkat ketiga klasemen dan mengumpulkan 40 poin. Tim ini hanya berarak 11 poin dari Bali United yang ada di posisi pertama.

"Kami memang akan menghadapi laga kandang yang tidak gampang. Borneo FC, memiliki tim bagus dan berada di posisi ketiga. Kerja keras pemain dan semua elemen diperlukan, untuk meraih tiga poin. Saya sudah siapkan strategi dan materi pemain untuk melawan mereka," ungkap Pelatih Kepala PSIS, Bambang Nurdiansyah dikesempatan yang sama.

Kemanangan memang bukan hal yang mudah diraih. Sebab menurut pelatih yang akrab disapa Banur ini, skuadnya tidak bisa selalu tampil komplet. Di laga ini Frendi Saputra dan Heru Setyawan dipastikan absen. Frendi disebut terkena hukuman larangan bermain satu laga karena akumulasi kartu kuning dan Heru masih menderita sakit typus.

"Selain itu Finky Pasamba juga ada masalah di engkelnya. Namun dia siap mencoba bermain dan saya pasang di posisi utama dalam kerangka bayangan di latihan. Selain itu saya berharap Claudir Marini bisa 100 persen. Memang kata fisioterapis kami, cederanya sudah sembuh 100 persen. Namun saya melihat dalam dua laga terakhir ada yang mengganjal dari caranya berlari," ungkap Banur.

Dia juga menekankan kepada pemain agar tidak menganggap suporter yang datang sebagai beban. Namun dukungan dari para pencinta PSIS ini sebagai acuan mereka untuk bermain bagus dan mempersembahkan kemenangan.

"Saya juga ingin pemain untuk membalas dukungan suporter yang datang dengan kemenangan. Selama ini jka suporter kecewa memang wajar karena mereka ingin tim bisa menang di kandang. Bahkan pelatih juga diminta out. Saya tetap respek kepada suporter, mereka datang bukan untuk memusuhi pemain tapi dukungan mereka ingin dijawab dengan kemenangan," beber Banur.