SLEMAN - Persija harus puas berbagi poin dengan PS Sleman dalam lanjutan pekan ke-24 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (24/10) malam WIB. Laga tersebut berakhir dengan skor 0-0.
Padahal pada babak pertama kedua tim saling jual beli serangan. Macan Kemayoran mendapatkan peluang melalui Riko Simanjuntak akan tetapi tidak membuahkan gol.
Tidak mau kalah, tuan rumah membalasnya melalui Bagus Nirwanto maupun Brian Ferreira. Lini belakang Persija yang kokoh mampu meredamnya. Hingga 45 menit babak pertama berakhir, baik PSS maupun Persija tidak mampu mencetak gol pertamanya. Dengan demikian skor masih imbang 0-0.
Di babak kedua. intensitas permainan tak terlihat menurun. Persija masih dengan upaya umpan-umpan pendek, sementara PSS mencoba sedikit mengubah pola permainan dengan lebih sabar menata serangan.
Kedua tim lalu bergonta-ganti mendapatkan peluang. Baik Seto maupun Tavares telah mencoba berbagai cara, termasuk dengan menggantikan pemain. Sayang, hingga babak kedua berakhir, PSS dan Persija Jakarta gagal mencetak gol.
Pelatih Persija, Edson Tavares menilai hasil imbang menghadapi tuan rumah merupakan hasil adil. Menurutnya ada beberapa peluang yang seharusnya bisa berbuah gol, namun gagal dilakukan karena kurang beruntung.
Termasuk sejumlah peluang yang nyaris berbuah gol, lewat sontekan Riko Simanjuntak di paruh kedua. Namun bola rebound yang ditanduk Marko Simic dan bola keluar lapangan.
"Hari ini bukan jadi hari keberuntungan kami. Saya hitung ada enam sampai tujuh kesempatan yang bisa berbuah gol. Tapi bagi saya ini adalah sepak bola yang membutuhkan proses. Kami sudah bermain cukup kuat hari ini serta menunjukkan tekanan yang banyak," ujar Edson Tavares.
Pelatih asal Brasil ini juga memberikan penjelasan terkait ditariknya Marko Simic pada babak kedua. Top skorer Persija dengan 15 gol tersebut digantikan oleh Joan Tomas Campasol.
"Simic selalu dimainkan terus-menerus sehingga saya ganti tadi di babak kedua. Apalagi Heri Susanto sebagai duetnya juga tidak bermain buruk," terang Tavares.
Sementara itu bagi Heri Susanto menilai satu poin dari Sleman sangat bagus bagi timnya. Hasil tersebut diyakini pemain yang karib disapa Hersus ini bisa menjadi modal berharga bagi Macan Kemayoran untuk pertandingan berikutnya menghadapi rival, Persib Bandung di Bali.
“Kita telah bermain maksimal dan berhasil memetik 1 poin di partai tandang. Kita juga tahu semua PSS dalam kondisi yang baik. Hasil ini membuat pemain lebih semangat menghadapi partai selanjutnya," tutupnya.