SAMARINDA - Serangkaian serangan dari pemain Bali United yang sejak awal peluit tanda dimulai pertandingan terus meningkat. Namun upaya tersebut menuai jalan buntu. Jebakan offside yang dilakukan oleh Borneo FC berhasil.
Selain itu, ada sosok Gianluca Pandeynuwu sang kiper pelapis. Dalam dua kali penjagaannya, gawang Pesut Etam bersih dari gol yang diciptakan lawan. Pertama saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Gempuran dari sang penyerang pun terus menerpa. Namun, Gian sapaannya, tak mau kalah. Dia menunjujkan performa apiknya di pertandingan kala itu. Apalagi ada sang kekasih yang tengah menonton dirinya tampil.
Saat Borneo FC lawan Serdadu Tridatu di markas Pesut Etam, dirinya pun menunjukkan kehebatannya. Hasil yang ganas, 6-0, Pesut Etam dapat membungkam tim klasemen urutan pertama di Shopee Liga 1 2019.
Dirinya mengaku kebanggaan dan senang dapat memblokir beberapa serangan dari lawan. "Bali United hebat. Tapi tadi malam Borneo FC lebih hebat lagi," ucapnya.
Dia menerangkan jika hasil yang diraih merupakan hasil kerja sama tim yang bagus. Anak didik coach Luizinho Passos itu selalu mengatakan siap untuk bertanding kapan saja.
Jika dirinya masih dipercaya untuk mengamankan gawang Borneo FC saat melawan Kalteng Putra pada Selasa (22/10), dirinya akan berusaha lebih baik lagi. "Harus konsisten dengan hasil, saya akan berusaha lagi," tuturnya.
Sementara itu, doa dan ucapan selamat dari orangtua dan kekasih akan menjadi kekuatan tersendiri dalam bertanding. Ritual tersebut terus dilakoninya sebelum pertandingan dimulai. Dia mengatakan tidak akan melupakan hal tersebut. "Sangat penting doa mereka bagi saya," tutupnya.