GIANYAR - Pelatih Madura United FC membeberkan kunci sukses mampu mengatasi pertandingan penentu, saat melawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (17/5).
Pada laga pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/25, skuat berjuluk Laskar Sape Kerrab mampu menang dengan skor meyakinkan 0-2 atas Bali United FC. Tambahan tiga poin itu sekaligus menjadi penentu tim ini bertahan di kompetisi domestik tertinggi Indonesia musim depan.
Alfredo Vera menyampaikan, tidak mudah melalui laga penntu, apalag berstatus sebagai tim tamu, yang bermain di depan suporter dari tim berjuluk Serdadu Tridatu itu.
Namun, kekuatan mental dari Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha cs mampu mengatasi rintangan, yang berat. Bahkan, tim ini sudah harus bermain dengan 10 pemain sejak medio pertengahan babak pertama.
Dalam situasi berat itu, anak asuh Stefano Cugurra memberikan perlawanan yang berarti, bahkan bisa cetak gol, walaupun dianulir usai peninjauan BRImo VAR.
"Kalau main dalam situasi ini, bukan hanya main bola, tapi main mental. Mental pemain harus kuat untuk bisa tahan seperti tadi," ungkap mantan Pelatih Persebaya Surabaya ini selepas peluit panjang.
Hasil tersebut membuat tim ini mengemas 36 poin dan mengunci posisi 14 untuk pekan ke-33. Sedangkan, Bali United FC tertahan di papan tengah dengan koleksi 47 poin.
Madura United masih menyisakan satu laga musim ini melawan PSS Sleman, yang sedang berada di zona merah di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada pekan depan.