PAMEKASAN -– Madura United FC tidak hanya mempersiapkan strategi internal jelang menjamu Persijap Jepara. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut juga melakukan analisis terhadap gaya bermain, yang kemungkinan diterapkan tim tamu.
Kedua kesebelasan akan saling berhadapan pada pekan perdana BRI Super League 2026/27, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9) malam.
Pelatih Madura United Jose Gomes mengakui, pihaknya tidak memiliki banyak informasi mengenai kekuatan Persijap secara langsung. Namun, tim analisis Madura United telah mempelajari karakter permainan, yang dibangun Juan Cortes, pelatih Persijap Jepara.
Cortes memiliki pengalaman menangani sejumlah tim di kompetisi kasta tertinggi. Sebelum bergabung dengan Persijap, pelatih asal Spanyol tersebut pernah menangani CSKA FC di kasta tertinggi Liga Tajikistan.
Sebelumnya, Cortes juga memimpin San Antonio Bulo Bulo, yang berkompetisi di kasta teratas Liga Bolivia. Pada 2024, dia juga sempat tercatat sebagai asisten pelatih Timnas El Salvador.
Pengalaman tersebut membuat Madura United memberi perhatian terhadap pendekatan taktik yang dibawa Cortes. Bagi Gomes, memahami bagaimana sang pelatih membangun permainan menjadi salah satu aspek penting dalam persiapan menghadapi Persijap.
Menurut Gomes, analisis tersebut menjadi bagian dari persiapan Madura United untuk mengantisipasi permainan Persijap. Tim pelatih tidak hanya melihat komposisi pemain lawan, tetapi juga berusaha membaca pola permainan yang kemungkinan diterapkan sejak menit awal.
“Kami tidak terlalu banyak info terkait kekuatan Persijap, tetapi kami punya tim analisis dan sudah cek bagaimana pelatih membuat timnya main seperti apa. Itu penting bagi kami, apa strategi mereka besok,” kata Jose Gomes saat konferensi pers, Sabtu (5/9).
Madura United dan Persijap Jepara sudah dua kali bersua. Keduanya saling mengalahkan pada musim kemarin di kandang masing-masing.