MALANG - Pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/25 telah berlalu, persaingan papan tengah klasemen sementara semakin ketat. Ada lima tim yang memperoleh 18 poin yang sama, antara lain PSM Makassar, Persija Jakarta, Arema FC, Persita, dan PSBS Biak.
Hanya berjarak dua poin dengan Bali United FC di peringkat ke-4 membuat peluang tim di bawahnya menembus papan atas sangat terbuka lebar, termasuk bagi Arema FC yang kini menempati posisi ketujuh.
Untuk itu pelatih Arema, Joel Cornelli mengungkapkan optimisme tinggi tim untuk terus melangkah ke papan atas. Apalagi saat ini kepercayaan diri tim sedang tinggi usai menang dari Madura United FC dengan skor 4-2 beberapa waktu lalu.
“Semoga kami bisa masuk ke empat besar,” ucapnya.
Meski dalam prosesnya tim harus melalui tantangan. Dimana kompetisi harus kembali memasuki masa jeda selama 10 hari. Kemudian pada pekan ke-12 tim akan melawan Persita di Stadion Gelora Soepriadi Kota Blitar, Selasa (3/12) mendatang.
Namun joel Cornelli tetap melihat jeda kompetisi tersebut sebagai peluang berharga. Karena beberapa pemain yang cedera, seperti Syaeful Anwar dan Salim Tuharea, mendapat waktu tambahan untuk memulihkan kondisi. Sehingga kesempatan bagi tim untuk mempersiapkan penggantinya dengan matang.
"Kami punya waktu untuk mempersiapkan pengganti Pablo dan memulihkan pemain yang cedera. Ini sisi positif dari jeda kali ini," ujar pelatih asal Brasil itu.
Selain itu, dia juga harus memutar otak untuk meracik strategi untuk laga selanjutnya. Sebab Arema FC yang kehilangan dua pemain senior, Ahmat Farizi dan Dendi Santoso, yang mengikuti kursus kepelatihan. Serta pemanggilan dua pemain muda, Arkhan Fikri dan Achmad Maulana, ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024.
“Kami harus siapkan semua antisipasinya,” pungkas pelatih asal Brasil itu.