MALANG - Setelah menyelesaikan BRI Super League 2025/26, Arema FC mulai menemukan stabilitas yang selama ini sulit didapat dalam beberapa musim terakhir.
Setelah berkali-kali berganti pelatih di tengah jalan, kini manajemen membuka peluang besar mempertahankan pelatih asal Brasil, Marcos Santos, untuk musim depan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan keputusan final memang masih menunggu rapat Board of Directors (BOD). Namun sejauh ini, sinyal positif untuk mempertahankan Marcos Santos semakin kuat.
Bukan tanpa alasan manajemen mulai mantap dengan sosok asal Brasil itu. Di tengah berbagai tekanan dan tantangan musim ini mampu membawa Arema FC menyelesaikan kompetisi hingga akhir musim.
“Pertimbangannya, selama 3 tahun terakhir kita sudah mengganti 6 pelatih di tengah jalan, dan baru pelatih ini yang bisa bertahan sampai akhir musim," ujar General Manager yang biasa disapa Inal itu.
"Dia sangat jeli mencari pemain, mampu mengayomi tim, dan tidak ada isu negatif di dalam internal. Dia juga sudah paham karakter pemain dan kompetisi di Indonesia,” imbuhnya.
Musim ini memang bukan perjalanan yang mudah bagi Arema FC. Tim harus menghadapi banyak persoalan, mulai dari inkonsistensi performa hingga kehilangan salah satu asisten pelatih Kuncoro yang meninggal dunia.
Selain mempertahankan pelatih, manajemen juga mulai menyiapkan pembenahan di sektor staf kepelatihan. Salah satu posisi yang sedang dievaluasi adalah analis video.
“Kami berencana mencari sosok dari internal atau legenda Arema sendiri untuk mengisi posisi tersebut, namun saat ini pembicaraannya masih belum intens,” pungkas Yusrinal Fitriandi.