MALANG - Arema FC menatap laga penutup tahun dan laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26 dengan kewaspadaan tinggi. Arema FC bersiap menghadapi kekuatan utama Persita yang dikenal agresif dari sektor sayap di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (30/12) sore.
"Kami perlu melakukan persiapan khusus untuk melawan pemain sayap mereka. Kalau rencana pertama tidak berjalan sesuai harapan maka akan beralih ke rencana kedua," kata asisten pelatih Arema FC, Andre Caldas.
Menurutnya, tim pelatih tidak hanya menyiapkan satu pendekatan permainan. Sejumlah skema telah dipersiapkan, baik untuk membangun serangan maupun memperkuat pertahanan, agar Arema FC tetap fleksibel menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Tim pelatih Arema FC juga telah mengantongi catatan lengkap mengenai keunggulan dan kelemahan Persita.
"Mereka memenangkan pertandingan terakhir, kami telah menonton dan mengamati semua video tentang Persita," imbuhnya.
Kini dengan bekal tersebut, Arema FC dinilai berada dalam kondisi siap untuk menghadapi tantangan tim berjuluk Pendekar Cisadane itu. Ia pun berharap laga berlangsung menarik dan kompetitif.
Di sisi pemain, Julian Guevara menyatakan kesiapan tim jelang laga kandang tersebut. Evaluasi menyeluruh telah dilakukan setelah Arema FC menghadapi Madura United pada laga sebelumnya.
"Kami tahu bahwa pertahanan perlu ditingkatkan, kami fokus itu," katanya.
Saat ini Arema FC menempati posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 18 poin. Sementara Persita berada di posisi ke-7 dengan 22 poin. Untuk itu poin penuh hasil dari laga ini menjadi kesempatan tim berjuluk Singo Edan untuk mendekati papan atas klasemen.