Bali United Tumbang Di Kediri, Johnny Jansen Soroti Kesalahan Lini Belakang

Bali United Tumbang Di Kediri, Johnny Jansen Soroti Kesalahan Lini Belakang

31 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BALI UNITED FC

KEDIRI – Tren positif Bali United FC di BRI Super League 2025/26 harus terhenti pada pekan ke-19 saat bertandang melawan tuan rumah Persik Kediri yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Brawijaya Kediri, Jumat (30/1) sore.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Bali United karena sebelumnya tim tidak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir. Bahkan, tim sempat unggul lebih dulu melalui gol striker Boris Kopitovic pada menit ke-23.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, Persik mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat dua gol Jose Enrique Rodriguez pada menit ke-29 dan 40, serta gol Adrian Luna di masa tambahan waktu babak pertama, menit ke-45+2. Bali United hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Joao Ferrari pada menit ke-69.

“Saya kecewa dengan hasil ini,” kata pelatih Bali United, Johnny Jansen.

Apalagi secara statistik, Bali United tampil dominan dengan mencatatkan penguasaan bola sebesar 53 persen, melepaskan 15 tembakan, serta membukukan akurasi umpan mencapai 83 persen. Namun, dominasi tersebut gagal dikonversi menjadi hasil positif.

Menurutnya, kekalahan ini tidak lepas dari kesalahan yang dilakukan lini pertahanan timnya. Dia menilai performa sektor belakang Bali United tidak berjalan sesuai harapan.

“Kami memulai pertandingan dengan baik dan berhasil mencetak gol lebih dahulu. Hanya saja kami melakukan beberapa kesalahan sehingga keadaan terbalik,” kata pelatih asal Belanda itu.

Terutama bek tengah Kadek Arel yang menjadi sorotan setelah terlibat langsung dalam dua gol Persik. Gol pertama terjadi akibat back pass yang kurang akurat dan berhasil dimanfaatkan Jose Enrique untuk menjebol gawang Mike Hauptmeijer.

Sementara gol kedua lahir dari kesalahpahaman antara Kadek Arel dan Mike Hauptmeijer yang mengira bola masih berada dalam penguasaan kiper.

Situasi semakin sulit bagi Bali United setelah Adrian Luna mencetak gol ketiga Persik menjelang turun minum melalui bola rebound.

Pada babak kedua, Bali United mencoba bangkit dan menekan pertahanan Persik. Usaha tersebut membuahkan hasil setelah Joao Ferrari mencetak gol pada menit ke-69. Meski terus berupaya menyamakan kedudukan hingga menit akhir, Bali United gagal menghindari kekalahan.

Atas hasil ini membuat Bali United tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 28 poin, sedangkan Persik naik ke posisi ke-11 dengan 22 poin.

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Bali United, khususnya dalam memperbaiki konsentrasi dan koordinasi lini belakang jelang laga-laga selanjutnya.

“Hasil akhir harus kami terima. Kami akan fokus untuk laga berikutnya,” pungkas Johnny Jansen.