Bernardo Tavares Fokus Benahi Mental Persebaya Jelang Jamu Persita

Bernardo Tavares Fokus Benahi Mental Persebaya Jelang Jamu Persita

12 Maret 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSEBAYA SURABAYA

SURABAYA – Hantaman kritik tajam menghujani lini pertahanan Persebaya Surabaya usai diberondong lima gol oleh Borneo FC Samarinda pekan lalu. Namun, juru taktik Bernardo Tavares memilih untuk pasang badan bagi anak asuhnya.

Menjelang laga penting pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 kontra Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, pada 4 April mendatang, Tavares menegaskan bahwa kekalahan memilukan 1-5 tersebut adalah tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama sebagai sebuah tim.

Sorotan publik paling tajam mengarah pada bek tengah yang terjatuh dalam proses gol keempat lawan, namun Tavares secara tegas menolak narasi kesalahan individu.

"Gol keempat terjadi karena kesalahan individu, bek tengah kami terjatuh. Tetapi kami kalah sebagai tim, jadi itu adalah kesalahan tim, bukan hanya satu pemain," tegas Tavares.

Menurutnya, memojokkan satu pemain hanya akan memperburuk mentalitas tim menjelang laga kandang krusial melawan Persita.

Tavares juga memberikan pembelaan terkait pilihan bermain terbuka yang mengakibatkan skor membengkak. Menurutnya, Persebaya tidak akan pernah memilih opsi untuk menyerah di tengah laga.

"Ketika kami tertinggal, kami memiliki dua pilihan: menyerah atau tetap mencoba bermain. Kami memilih untuk terus mencoba menyerang, namun ketika kami membuka ruang, Borneo FC kembali mencetak gol," jelasnya.

Karakter menyerang inilah yang akan dipoles kembali agar lebih seimbang saat menjamu Persita nanti.

Kini, dengan waktu persiapan sekitar tiga minggu, Tavares fokus mengembalikan keceriaan dan fokus di ruang ganti. Ia tidak ingin anak asuhnya dihantui bayang-bayang kekalahan di Samarinda saat tampil di depan Bonek.

"Semua orang merasa sedih, tetapi sekarang yang bisa kami lakukan adalah menganalisis kesalahan dan mencoba memperbaikinya agar bisa tampil lebih baik di masa depan. Kami harus menjadi tim yang lebih baik saat melawan Persita," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.