Bukti Mentalitas Juara Persib Tak Pudar Usai Comeback 3-1 dari Port FC

Bukti Mentalitas Juara Persib Tak Pudar Usai Comeback 3-1 dari Port FC

9 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSIB BANDUNG

BANGKOK -- Karakter pantang menyerah dan mentalitas juara yang melekat pada Persib Bandung kembali terbukti tak luntur saat berlaga di kancah internasional. Tampil sebagai wakil Indonesia di ajang ASEAN Club Championship 2026/27, skuad Pangeran Biru yang merupakan kontestan BRI Super League 2026/27 berhasil memetik kemenangan dramatis 3-1 atas tuan rumah Port FC di Tailan.

Sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Soonsup-Bell pada menit ke-64. Ketertinggalan tersebut justru menjadi pemicu kebangkitan Maung Bandung di penghujung laga. Lewat respons cepat yang rapi, Persib menghujamkan tiga gol balasan sekaligus melalui sontekan Mariano Peralta menit ke-85, Berguinho di menit 90+2, ditutup penyelesaian Luka Menalo menit 90+5. 

Pelatih Kepala Persib, Igor Tolic, menilai kemampuan bangkit dari situasi sulit merupakan hasil dari adaptasi taktik yang cermat dan kesabaran membaca alur permainan lawan sepanjang durasi laga.

“Menurut saya, hal ini normal dalam beradaptasi. Anda merasakan ruang yang tersedia, mencoba membaca permainan, melihat kekuatan dan kelemahan lawan, lalu kami melatih hal-hal tertentu dan menerapkannya di lapangan. Tentu, terkadang situasinya berubah, tetapi pertandingan dimainkan selama 90 menit lebih,” ungkap Igor Tolic seusai duel sengit tersebut.

Pelatih 48 tahun itu menambahkan bahwa ketenangan saat berada dalam kondisi tertinggal bukanlah hal asing bagi Persib. Fondasi mental juara yang telah dibangun skuad Pangeran Biru dalam beberapa musim terakhir membuat para pemain tetap solid dan tidak panik saat berada di bawah tekanan.

“Jadi, itu bukan masalah bagi tim ini. Kami membuktikannya dalam beberapa tahun terakhir di bawah Coach Bojan. Jadi, Anda harus tetap tenang, tetap berada dalam pertandingan, tidak kehilangan fokus, dan percaya kepada rekan satu tim,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.

Tolic menggarisbawahi bahwa kekompakan dan komunikasi menjadi kunci utama dalam mengubah situasi buntu menjadi kemenangan. Baginya, rintangan berat di lapangan hijau justru bertransformasi menjadi suntikan motivasi tambahan bagi anak asuhnya untuk menunjukkan kapasitas sesungguhnya.

“Anda memang bisa kalah, itu mungkin terjadi. Namun, sebagian besar waktu, jika sebuah tim bermain cerdas, terorganisasi dengan baik, mau mendengarkan, tetap bersatu, dan saling berkomunikasi, Anda bisa mengubah keadaan. Ketika Anda memberikan sebuah tantangan besar di hadapan mereka, para pemain justru menjadi lebih termotivasi dan ingin membuktikan diri. Itulah bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya.