PAMEKASAN - Pelatih Madura United FC Carlos Eduardo Biasi Parreira telah mempersiapkan taktik khusus saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Sabtu malam (3/1).
Pelatih asal Brasil itu memastikan, taktik tersebut tidak akan sama dengan Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha cs mainkan saat membantai Semen Padang FC 5-1 di venue yang sama, Minggu (28/12).
Carlos Parreira telah mempelajari cara Persebaya Surabaya bermain terutama sejak ditangani pelatih baru Bernardo Taavarez, yang sebelumnya sukses membesut PSM Makassar.
Dari hasil analisis tersebut, jajaran pelatih Madura United menerjemahkan ke dalam taktik khusus, yang telah mereka asah selama masa persiapan pada empat hari terakhir ini.
"Ya, kami punya rencana. Lawan Persebaya, kami akan bermain dengan taktik yang berbeda daripada pertandingan sebelumnya (lawan Semen Padang)," ujar Carlos Parreira saat konferensi pers jelang laga, Jumat (2/1).
"Kami sudah tahu bagaimana cara mereka main. Kami akan mencoba menahan kekuatan mereka, dan coba memenangkan pertandingan. Karena ini sangat penting untuk kami," tambahnya.
Di papan klasemen BRI Super League 2025/26, posisi Madura United tidak lebih baik dari Persebaya Surabaya. Tim ini berada di posisi 13 dengan koleksi 17 poin.
Sedangkan Bajul Ijo berada di posisi ketujuh dengan membukukan 22 poin atau hanya lima poin terhadap Laskar Sape Kerrab.