TERNATE - Imbang melawan Malut United FC memang bukan hasil yang diinginkan Syahrul Lasinari. Bek kanan PSM Makassar itu mengaku kemenangan dan merebut tiga poin dari Malut United pada pekan ke-15 BRI Liga 1 2024/25 adalah target utama. Tapi pada akhirnya satu poin pun cukup disyukurinya.
Mengingat tidak mudah mendapat poin away dari tim kuat, Malut United. Satu lagi yang membuat eks Persikabo 1973 ini senang adalah satu golnya berkontribusi menambah poin PSM Makassar di tabel klasemen.
“Alhamdulillah bisa dapat poin di pertandingan away ini. Walaupun pasti sejak awal, kami ingin poin lebih. Tapi intinya kami sudah berusaha mendapatkan poin penuh,” ungkap Lasinari saat Postmatch Press Conference.
PSM Makassar tidak mengubah Starting XI seperti saat melawan Bali United dan PSS Sleman. Tapi menit-menit pertama berjalan tidak mudah bagi Pasukan Ramang, setelah Malut United membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 5 menit. Lasinari gagal mengantisipasi umpan jauh Alwi Slamat yang diterima Yance Sayuri dan menjebol gawang PSM.
Suporter Malut United belum selesai merayakan gol Yance, hanya semenit kemudian PSM langsung merespon dengan gol cantik Daisuke Sakai. Gelandang serang PSM itu membelokkan bola hasil sepakan keras Yuran Fernandes.
Skor menjadi 1-1, kedua tim langsung menaikkan tempo pertandingan dan saling jual beli serangan. Di menit 20 Lasinari membayar lunas kesalahannya dengan mencetak gol keunggulan PSM Makassar. Kali ini gol berawal dari tendangan bebas Aloisio Soares Neto, memanfaatkan celah longgarnya pertahanan Malut United.
Dengan cepat Lasinari menyambar bola, berhadapan dengan kiper Malut United dan menceploskan bola masuk ke gawang lawan. Skor 2-1, PSM gantian memimpin.
Sayangnya, Cassio Scheid memanfaatkan kemelut di kotak penalti PSM dan mencetak gol penyeimbang, beberapa menit sebelum jeda. Skor 2-2 ini juga tak berubah di babak kedua hingga bubar pertandingan.
Terkait hasil imbang, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares pun senada dengan Lasinari. Satu poin pada laga away ini tidak terlalu buruk. “Dengan jumlah peluang yang berimbang, saya rasa hasil imbang ini cukup bagus. Saya cukup puas,” katanya.