KEDIRI - Persib Bandung tertahan di Brawijaya saat menghadapi tuan rumah Persik Kediri, Senin (5/1) dalam laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/26. Persib unggul lebih dulu pada menit 68 lewat gol pemain pengganti Saddil Ramdani, namun sang pencetak gol harus mandi lebih cepat menit 81 mendapat kartu merah.
Momentum berbalik untuk tuan rumah mencari gol penyama kedudukan yang tercipta pada masa tambahan waktu melalui Muhamad Firli. Skor imbang 1-1 harus puas diterima Persib, gagal kembali ke puncak klasemen, rela ada di urutan ketiga di bawa Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta.
Pemain Persib Alfeandra Dewangga mengaku kecewa dengan hasil, kemenangan di depan mata sirna oleh gol balasan yang datang begitu terlambat. Namun, tim harus segera bangkit melupakan hasil dan fokus kepada laga lanjutan.
“Pasti, kurang bahagia karena seharusnya kita menang, dan hasil kita harus berbagi poin, satu poin. Jadi, ini tidak bagus untuk tim, dan tim akan segera bangkit,” kata Dewangga.
Pada laga selanjutnya Persib akan menghadapi big match panas melawan Persija Jakarta, Minggu (11/1) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Duel antara dua tim papan atas, laga paling dinantikan di BRI Super League 2025/26.
Saat ini Persib tertinggal dua angka dari tim peringkat pertama Borneo FC Samarinda dan selisih satu poin dari tim peringkat kedua Persija. Jika Maung Bandung bisa menang akhir pekan nanti, mereka berpotensi naik ke peringkat satu atau menggusur Macan Kemayoran di posisi runner up.