Divaldo Alves Soroti Penyelesaian Akhir Persijap

Divaldo Alves Soroti Penyelesaian Akhir Persijap

4 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIJAP JEPARA

JAKARTA – Hasrat Persijap Jepara untuk dapat mencatat hasil positif di laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/26 gagal. Dijamu Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (3/1), Laskar Kalinyamat takluk 0-2.

Dua gol kemenangan Persija pada laga itu tercipta lewat aksi Arlyansyah Abdulmanan menit ke-61 dan Aditya Warman menit 79.

Hasil ini tentunya jauh dari harapan Persijap yang menginginkan tambahan poin guna dapat memperbaiki posisi di papan klasemen sementara. Kekalahan ini juga memperpanjang puasa kemenangan Persijap menjadi 11 laga secara beruntun dengan hanya mencatat sekali imbang dan 10 kali kalah.

Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves mengakui laga melawan Persija adalah sangat berat bagi timnya. “Sebelumnya, saya sudah katakan ini laga yang sangat berat. Kami harus melewati empat laga berat dari PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya, Persija, dan Dewa United FC. Semuanya sangat berat,” kata Divaldo Alves.

Namun demikian, dia memastikan timnya tak ciut nyali. “Kami harus berani dan punya mental berjuang dan berusaha,” ucapnya menambahkan.

Pelatih asal Portugal itu tak mengelak jika ada perbedaan kualitas yang jadi faktor penyebab kekalahan Persijap dari Persija di pertandingan ini. Hanya saja dia lebih menyoroti pengambilan keputusan anak asuhnya yang tidak bisa memaksimalkan peluang dengan baik.

“Untuk pertandingan ini, Persija memang kualitasnya terlihat sekali. Saya harus jujur bahwa kualitas pemain Persija memang istimewa. Saya ingin ucapkan selamat mereka dapat tiga poin dari laga kali ini,” ujar Divaldo Alves.

Yang pasti, dia menyoroti beberapa peluang emas yang sebenarnya dimiliki oleh Persijap. “Kami ada juga beberapa momentum dalam pertandingan ini. Kalau saja pemain saya mengambil keputusan yang berbeda sedikit, mungkin hasilnya bisa berbeda juga,”dia menegaskan.

Secara khusus dia menyoroti aspek penyelesaian akhir yang tak maksimal. Hal itu diakuinya sebetulnya sudah terlihat dari beberapa pertandingan terakhir dengan bukti Persijap hanya bisa menghasilkan satu gol dari tiga pertandingan terakhirnya.

“Sebenarnya kami punya beberapa peluang untuk dapat mencetak gol, termasuk lewat transisi, tetapi tidak bisa dimaksimalkan dengan baik. Dan masalah itu masih sama pada laga ini,” pungkasnya.