Enam Bulan Menepi, Frederic Injay Kembali dengan Motivasi Tinggi

Enam Bulan Menepi, Frederic Injay Kembali dengan Motivasi Tinggi

30 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PSS SLEMAN

SLEMAN -- Setelah menjalani proses pemulihan cedera selama lebih dari enam bulan, Frederic Injai akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama PSS Sleman. Gelandang serang bernomor punggung 10 tersebut melakoni debut resminya bersama Super Elang Jawa saat menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Maguwoharjo, Selasa (27/10) lalu.

Pada pertandingan pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 tersebut, Frederic Injai masuk pada awal babak kedua menggantikan Arda Alfareza. Kesempatan kembali merumput menjadi momen penting bagi pemain asal Prancis itu setelah melewati masa pemulihan yang panjang.

Dia mengaku antusias dapat kembali bermain bersama rekan-rekannya. Ia pun merasakan sejumlah hal positif dari penampilan perdananya dan berharap kondisi fisiknya terus meningkat seiring bertambahnya menit bermain.

“Saya merasakan hal-hal yang sangat positif dan sangat senang bisa kembali bermain bersama tim. Sudah lebih dari enam bulan saya tidak bermain, termasuk karena adanya masa libur,” tutur Frederic Injai.

Kendati disambut dengan antusiasme tinggi, dia menyadari bahwa kembali bermain setelah absen panjang bukanlah perkara mudah. Terlebih, ia harus langsung menjalani satu babak penuh dalam situasi PSS Sleman bermain dengan 10 pemain menghadapi 11 pemain lawan.

“Situasi ini cukup sulit bagi saya karena setelah lebih dari enam bulan tidak bermain, saya harus langsung tampil selama 45 menit. Itu terasa berat, terutama ketika kami harus bermain dengan 10 pemain melawan 11 pemain. Namun, saya berharap kondisi dan penampilan saya akan semakin baik ke depannya,” imbuhnya.

Di sisi lain, hasil pertandingan kontra Borneo FC belum memberikan kepuasan bagi Frederic dan rekan-rekannya. Meski demikian, ia memilih menyikapi hasil tersebut secara positif dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Pertandingan lawan Borneo FC cukup sulit. Ketika harus bermain selama satu babak penuh dengan 10 pemain melawan 11 pemain, tentu tidak mudah untuk mengejar ketertinggalan. Kami sudah berusaha menyamakan kedudukan, tetapi sayangnya belum berhasil,” pungkasnya.

Kini, PSS Sleman mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi Garudayaksa FC. Bagi Frederic, kembalinya ia ke lapangan menjadi modal awal untuk terus meningkatkan kebugaran dan kontribusinya bagi tim. Dengan persiapan yang optimal, Super Elang Jawa bertekad bangkit dan memburu tiga poin pada pertandingan berikutnya.