Enam Laga Tanpa Kemenangan Jadi Alarm Serius

Enam Laga Tanpa Kemenangan Jadi Alarm Serius

2 Maret 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BALI UNITED FC

GIANYAR - Bali United FC harus puas berbagi angka pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 setelah bermain imbang melawan Persijap Jepara (0-0) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (28/2) malam.

Meskipun tekanan demi tekanan dilancarkan sepanjang 90 menit, tetapi skor tidak berubah.

Hasil ini bukan sekadar kegagalan meraih tiga poin di kandang, tetapi memperpanjang catatan paceklik kemenangan Bali United menjadi enam pertandingan beruntun.

Seperti diketahui sejak awal pertandingan, sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif. Boris Kopitovic dkk berupaya membongkar pertahanan lawan melalui variasi serangan, baik dari sektor sayap maupun penetrasi di tengah.

Beberapa peluang tercipta di babak pertama, namun penyelesaian akhir tak cukup tajam untuk menggetarkan gawang lawan. Memasuki paruh kedua, dominasi semakin terlihat. Bali United lebih sering bermain di area pertahanan Persijap, memaksa lawan bertahan dengan blok rendah.

Namun disiplin lini belakang Persijap membuat setiap celah tertutup rapat. Hingga peluit panjang berbunyi, tak satupun gol tercipta.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, menyebut hasil tersebut jauh dari harapan. Dimana seharusnya sebagai tuan rumah bisa menang.

"Kami membuat beberapa peluang dari babak pertama namun tidak ada gol yang tercipta di laga ini. Pada babak kedua juga kami menguasai pertandingan di area pertahanan mereka tapi kembali tidak ada gol tercipta. Kami akan memperbaiki semua ini menjadi lebih baik lagi," tutur pelatih asal Belanda itu.

Kini tambahan satu angka membuat Bali United tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 30 poin. 

Sehingga situasi ini menjadi alarm bagi tim yang beberapa musim lalu dikenal konsisten bersaing di papan atas. Meskipun musim ini permainan sebenarnya tidak buruk, tetapi efektivitas menjadi persoalan utama.

Untuk itu pemain muda Bali United, Kadek Arel menilai seluruh elemen tim harus melakukan pembenahan.

“Tentu ini hasil yang sangat disayangkan. Kami belum bisa meraih kemenangan di enam laga beruntun sehingga wajib semuanya berbenah,” kata pemain asli Bali itu.

Dia menegaskan bahwa perubahan mental dan performa menjadi keharusan sebelum menghadapi laga selanjutnya. Tim akan menjalani laga pekan ke-24 dengan tandang melawan Arema FC, Jumat (6/3) mendatang.

“Semua elemen dalam tim harus berubah sebelum fokus pada laga berikutnya melawan Arema FC,” pungkasnya.