SURABAYA -- De Red FC gagal meraih poin penuh usai ditahan imbang RANS Nusantara FC pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/27. Kedua tim berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor 3-3 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu (19/9) sore.
Tuan rumah sejatinya unggul lebih dulu lewat brace Fellipe Veloso menit ke-26 dan 45, serta Mochammad Supriadi menit ke-53. Tetapi, RANS FC membalas via Jan Martin Hoel Andersen menit ke-56, penalti Ladji Malle menit ke-70 dan Muhammad Almaghfiru Inzaghi menit 90.
Pelatih De Red FC, Aji Santoso, sangat menyayangkan kelalaian anak asuhnya pada laga ini. Ia menilai para pemain belakang kehilangan fokus utama usai lawan mencetak gol balasan.
"Ya yang jelas cukup disayangkan kita sudah unggul tiga gol ada kesalahan pemain. Sehingga lawan bisa menyamakan kedudukan 3-3 tentunya ini akan menjadi (bahan) evaluasi," terang pelatih berusia 56 tahun itu usai pertandingan.
Aji menilai mental para pemain lini belakang justru semakin panik setelah terkena penalti. Selain pertahanan buruk ia juga menyoroti kegagalan Veloso menuntaskan dua peluang emas tambahan.
"Setelah kena penalti tadi baru membuat mental pemain lawan naik, mental pemain saya malah panik. Ini akan menjadi evaluasi buat kami, padahal gol-gol (kami) tadi sebenarnya tercipta sangat baik," keluh pelatih berlisensi AFC Pro itu.
Sementara itu winger De Red FC, Supriadi, juga mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang ini. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain merasa terpukul akibat gagal mempertahankan keunggulan tiga gol tersebut.
"Saya rasa sama dengan Coach Aji, sungguh disayangkan (hasil) dalam pertandingan ini. Kita sebagai pemain cukup kecewa dengan hasil ini," kata pemain berusia 24 tahun itu menegaskan kekecewaannya.
Lebih lanjut, Aji kini berfokus membenahi mentalitas tim menjelang pertandingan penting pada pekan depan. Ia berharap pemain asing baru sudah siap dimainkan demi mendongkrak performa keseluruhan tim.
"Mudah-mudahan pemain asing kami pada pertandingan ketiga nanti sudah bisa bermain penuh," harap Aji.
Aji patut berharap kecerobohan pada menit akhir bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain De Red FC. Mereka selanjutnya akan menantang tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (25/9) mendatang.