Hal Yang Mengganjal Pelatih Persib Di Putaran Pertama

Hal Yang Mengganjal Pelatih Persib Di Putaran Pertama

15 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIB BANDUNG

BANDUNG - Persib Bandung juara paruh musim BRI Super League 2025/26, mengoleksi 38 poin hasil dari 12 kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kali kalah. Persib unggul satu poin dari tim peringkat kedua Borneo FC Samarinda. Namun di balik itu ada hal yang masih mengganjal di benak pelatih Persib Bojan Hodak. 

Pelatih terbaik dua musim beruntun ini merasa timnya masih bisa lebih baik dari pencapaiannya sekarang, itu yang bikin Hodak masih perlu memperbaiki tim asuhannya. Pertama adalah soal beberapa kegagalan mengeksekusi penalti menjadi gol, yang bikin tim kehilangan poin penuh utamanya saat imbang kontra PSIM dan kalah dari Persita. 

“Lihat, kami jadi nomor satu di liga, saya merasa senang dan puas. Tapi disamping itu kami masih bisa lebih baik. Kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti, ada lima kali kami melewatkannya tanpa gol,” kata Hodak. 

Selain itu evaluasi Bojan Hodak selanjutnya adalah perihal kebobolan tim pada menit-menit akhir. Ini adalah gejala yang tak boleh dibiarkan, meski Persib berstatus sebagai tim paling minim kebobolan. Hodak tak mau lekas puas, menjadi satu yang perlu diperbaiki jelang putaran kedua kompetisi bergulir. 

“Kami kebobolan di beberapa di menit-menit akhir dalam 2-3 pertandingan bikin kami kehilangan poin. Tapi kami juga memenangkan pertandingan di menit-menit akhir,” ulas pelatih asal Kroasia ini. 

Hodak dan pasukannya hendak melanjutkan tren bagusnya usai mengalahkan rival Persija Jakarta. Di depan telah menanti pula laga di 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26.  “Sejauh ini kami bermain dengan baik dan berada di posisi nomor satu, di liga dan di fase grup ACL 2. Ini pertanda bagus, tapi masih bisa lebih baik,” ucap Hodak.