SOLO - Madura United FC kembali terluka. Tim ini dibantai lawan tandingnya, PSS Sleman empat gol tanpa balas pada pekan ke-17 BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Manahan, Solo, Jumat malam (27/12).
Empat gol tersebut dilesatkan oleh D. Dion Oktawian Wibowo, Danilo Alves, Gustavo Tocantins, dan mantan pemainnya Cleberson Martins.
Skuat Laskar Sape Kerrab ini sejatinya sempat mencetak gok cepat berkat blunder Kapten PSS Sleman Fachruddin W. Aryanto. Namun, Maxuel da Silva terlebih dahulu melakukan pelanggaran sebelum mengoyak gawang lawan tandingnya.
Gol tersebut sempat disahkan wasit Naufal Adya Fairuski. Tapi setelah cek video assistant referree (VAR), alhasil penghadil lapangan menganulirnya.
Caretaker Pelatih Madura United Rakhmat Basuki memandang, akibat kejadian tersebut, anak asuhnya kehilangan fokus. Sehingga, empat gol PSS Sleman mudah tercipta.
"Pertandingan sebetulnya sangat menarik, cuman memang pemain kehilangan fokus, karena gol cepat dari kami, yang dianulir, fokus jadi hilang. Seandainya tiada gol itu, mungkin lebih baik," nilainya.
Selain itu, pelatih asal Pamekasan ini menerangkan, kreativitas lini serang menurun pada laga tersebut. Karena, salah seorang pemain andalannya absen, yakni Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha.
Dia mengalami cedera jelang laga pekan ke-17 BRI Liga 1 2024/25. Pemain berkebangsaan Brasil ini memang masuk daftar susunan pemain (DSP), tapi dia hanya duduk di bangku cadangan hingga peluit panjang.
"Ternyata absennya Lulinha, sangat berpengaruh terhadap tim, dia cedera saat kami bawa ke sini, tapi kami tetap bawa siapa tahu ada perkembangan," lanjutnya soal usaha mengejar ketertinggalan.
Pemain lokal Madura United Taufiq Hidayat meminta maaf kepada pendukung tim ini. Karena, dia belum bisa mempersembahkan tiga poin.
"Saya minta maaf kepada pendukung Madura United, karena kekalahan ini, kami janji ke depannya pasti lebih baik lagi," tuturnya.
Hasil tersebut membuat Madura United gagal memperbaiki posisi di klasemen putaran Pertama. Padahal, kompetitornya, Semen Padang FC baru saja menelan kekalahan.