Hujan, Gol Menit Akhir, Dan Rekor Yang Patah, Penutup Putaran Pertama Arema FC Di Kanjuruhan

Hujan, Gol Menit Akhir, Dan Rekor Yang Patah, Penutup Putaran Pertama Arema FC Di Kanjuruhan

12 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 AREMA FC

MALANG - Bertempat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi saksi salah satu laga paling emosional Arema FC di BRI Super League 2025/26. Saat laga pekan ke-17 menjamu Persik Kediri, Minggu (11/1) sore.

Tim sukses membalikkan keadaan dan menang 2-1 melalui dua gol di masa injury time. Dimana tim sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-80 melalui gol Muhammad Supriadi. Situasi kian sulit ketika hujan deras mengguyur stadion dan waktu pertandingan semakin menipis.

Namun, justru di tengah kondisi tersebut, Arema FC menemukan momentum kebangkitan. Gol bunuh diri Supriadi pada menit 90+5 menyamakan kedudukan, sebelum Ian Lucas Puleio memastikan kemenangan lewat sundulan pada menit 90+8.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai hujan menjadi salah satu faktor perubahan jalannya laga. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil dari pengorbanan besar yang pantas dirayakan.

“Sudah saya sampaikan jadi memang pertandingan sulit tetapi ketika terjadi hujan itu jadi pintu bisa buat perubahan. Kita bisa menang dan bisa lebih siap lagi ke depan untuk bermain lebih bagus,” ujar pelatih asal Brasil itu.

“Sangat sulit untuk menang dalam sepak bola. Banyak pengorbanan. Kita harus merayakan kemenangan ini,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar tiga poin, kemenangan atas Persik memutus rekor negatif Arema FC di kandang dan sekaligus mengakhiri catatan tidak pernah menang atas Macan Putih sejak 2022 lalu.

“Ini adalah kemenangan yang sulit melawan tim yang tangguh yang telah menjalani empat, lima pertandingan tanpa kalah, dan terus berkembang di kejuaraan,” kata Marcos Santos.

Hasil ini membawa Arema FC naik ke papan tengah yaitu posisi ke-10 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 21 poin. Selain itu hasil positif ini juga menjadi fondasi penting untuk menatap putaran kedua dengan optimisme baru.