BANGKOK – I.League menggelar pertemuan kerja dengan manajemen Thai League dalam forum pertukaran praktik dan pengalaman pengelolaan liga profesional. Diskusi difokuskan pada tata kelola kompetisi, struktur organisasi, manajemen pertandingan, serta pengembangan komersial liga, dengan tujuan membuka ruang benchmarking dan potensi kolaborasi ke depan antara kedua liga.
Kunjungan I.League ke Bangkok, Thailand ini berlangsung dari tanggal 13-16 Desember 2025 dan mencakup rangkaian agenda strategis bersama Thai League serta sejumlah klub dan fasilitas sepak bola utama di Thailand.
Agenda diawali dengan kunjungan ke Stadion Muangthong Thani (Thunder Dome). Dalam kesempatan ini, delegasi I.League berdiskusi tentang pengelolaan stadion, fasilitas pendukung pertandingan, serta standar operasional yang diterapkan untuk kompetisi level tertinggi di Thailand.
Selanjutnya, delegasi I.League menggelar pertemuan resmi dengan manajemen Thai League. Pertemuan ini membahas berbagai aspek penting, mulai dari struktur organisasi liga, manajemen kompetisi, pengembangan komersial, hingga tata kelola pertandingan. Diskusi berlangsung terbuka dan menjadi sarana berbagi pengalaman antara dua liga profesional di kawasan Asia Tenggara.
Dalam kunjungan ke VAR Room Thai League, I.League melakukan diskusi teknis langsung terkait alur operasional VAR yang terpusat, mencakup koordinasi antara VAR, wasit lapangan, dan tim broadcast. Sesi ini menjadi ajang sharing pengalaman implementasi VAR serta integrasinya dengan operasional pertandingan dan produksi siaran.
Kemudian kunjungan dan pertemuan di BG Pathum United difokuskan pada pertukaran praktik pengelolaan klub profesional yang terintegrasi antara aspek teknis, komersial, dan pengalaman penonton.
Dalam sesi ini, I.League dan BG Pathum berdiskusi mengenai pengelolaan hospitality pertandingan sebagai bagian dari strategi meningkatkan kenyamanan dan engagement penonton. Pembahasan juga mencakup model pengembangan bisnis penunjang klub, termasuk peran BG Sports sebagai media company, pengelolaan official store, serta optimalisasi hall atau ruang serba guna untuk konser dan aktivitas non-pertandingan.
Model ini menjadi contoh bagaimana klub memaksimalkan aset dan ekosistem bisnis stadion secara berkelanjutan di luar hari pertandingan.
Sebagai bagian dari agenda, I.League juga hadir pada matchday Semi Final SEA Games 2025 untuk melihat secara langsung standar operasional pertandingan pada ajang multievent internasional, khususnya dalam hal koordinasi penyelenggaraan, manajemen stadion, serta kesiapan matchday operation lintas stakeholder.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya I.League membangun jejaring kerja sama dan pertukaran praktik terbaik di tingkat regional, sebagai fondasi penguatan tata kelola liga dan pengembangan industri sepak bola nasional secara berkelanjutan.