Imran Nahumarury Soroti Efektivitas Permainan Kabau Sirah

Imran Nahumarury Soroti Efektivitas Permainan Kabau Sirah

13 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 SEMEN PADANG FC

SOLO – Semen Padang FC gagal mencatat poin dari laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/25 saat dijamu Persis Solo. Berlaga di Stadion Manahan, Solo, Minggu (12/4), Kabau Sirah kalah dengan skor tipis 1-2.

Dua gol tuan rumah yang berjuluk Laskar Sambernyawa dicetak oleh Miroslav Maricic menit ke-37 dan Dejan Tumbas menit ke-78. Sedang gol Semen Padang tercipta lewat gol bunuh diri pemain Persis, Sutanto Tan pada menit ke-68.

Sebuah hasil yang tentunya sangat tak menguntungkan bagi Kabau Sirah yang sedang berjuang lepas dari zona merah.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury tak bisa menutupi kekecewaannya dengan hasil dari Solo ini. Menurutnya, tim sebenarnya sudah menjalankan strategi sesuai rencana, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.

“Secara permainan, sudah sesuai dengan game plan yang disiapkan dalam latihan. Penguasaan bola dan peluang yang dikreasikan cukup banyak. Tapi sepak bola bukan hanya soal possession namun juga tentang efektivitas, dan itu yang menjadi kendala kami di laga ini,” kata Imran Nahumarury.

Menurutnya, kekalahan ini menjadi catatan penting, terutama terkait konsentrasi dan kemampuan memaksimalkan peluang yang diciptakan. Dia mencontohkan sang lawan, Persis Solo yang di laga kali ini tampil lebih efektif meski sebenarnya tidak menciptakan banyak peluang.

“Persis tidak banyak peluang namun bisa memaksimalkannya menjadi gol. Itu yang jadi pembeda. Ini menjadi evaluasi bagi kami,” dia menegaskan.

Faktor cuaca yakni hujan deras yang mengguyur Kawasan venue pertandingan juga disebutnya turut mempengaruhi permainan. “Awalnya permainan kami cukup cair. Namun setelah hujan turun, mulai terkendala. Namun itu bukan alasan karena mestinya dalam kondisi apapun, kami harus tetap fokus,” ucapnya lagi.

Kekalahan ini membuat Semen Padang kini masih ada di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin. Berjarak tiga poin dari Madura United FC yang ada di peringkat ke-16 dengan koleksi 23 poin.

Persaingan di papan bawah sendiri masih sangat ketat karena PSBS Biak yang ada di posisi juru kunci memiliki nilai 18. Sedangkan di peringkat 14 ada Persijap Jepara dengan nilai 25 dan posisi 15 ada Persis Solo dengan 24 poin.