GIANYAR - Bali United FC bersiap menghadapi laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/26 dengan tekad kuat meraih kemenangan saat menjamu Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (4/1) malam.
Laga ini menjadi pertemuan perdana kedua tim di musim ini dengan pelatih anyar masing-masing. Untuk itu pelatih Bali United, Johnny Jansen menegaskan bahwa ancaman Arema FC tidak membuatnya gentar.
Apalagi posisi kedua tim di klasemen cukup berdekatan, dia menilai fokus utama tim yaitu tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
Saat ini, tim menempati posisi ke-8 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 21 poin. Sedangkan Arema FC berada di posisi ke-11 dengan 18 poin.
"Iya, jika mereka menang situasinya akan seperti itu. Tapi kami akan bermain sepak bola, kami ingin menang di rumah. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk bisa menang," ujar pelatih asal Belanda itu.
Selain itu dia menilai performa timnya menunjukkan tren positif meski belum sepenuhnya tercermin dari hasil pertandingan. Evaluasi pun terus dilakukan untuk memperbaiki penyelesaian akhir.
"Melihat pertandingan sebelumnya melawan Dewa United, kami sudah berhasil menciptakan beberapa peluang dan hampir mencetak gol. Hanya hasil akhir belum berbuah manis sehingga kami memperbaiki dalam sesi latihan kami dan berharap besok melawan Arema bisa meraih hasil positif," tutur Johnny Jansen.
Seperti diketahui laga Bali United melawan Arema FC merupakan laga sarat gengsi karena menjadi pertemuan ke-19 kedua tim sejak 2016 lalu. Dimana kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh kemenangan, sementara empat laga lainnya berakhir imbang.