GIANYAR -- Semen Padang FC akan menjalani laga pekan kedelapan BRI Liga 1 2024/25 dengan dijamu PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10) sore. Pada laga tandang kali ini, Kabau Sirah bertekad memetik poin untuk dapat dibawa pulang ke Tanah Minang sekaligus menambah perolehan poin guna memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Saat ini Semen Padang masih ada di peringkat ke-16 atau tiga terbawah. Artinya tim dengan warna kebesaran merah masih ada di zona merah degradasi.
Kondisi ini tentunya tak boleh dibiarkan karena Semen Padang wajib berjuang lebih baik lagi untuk dapat lepas dari jeratan degradasi di akhir musim nanti.
Namun untuk dapat memetik poin dari PSBS nanti juga dipastikan tidak mudah. Namun tentu Semen Padang akan berjuang keras untuk dapat memutus rentetan catatan hasil tak memuaskan Semen Padang sepanjang September lalu.
Dari empat laga yang dijalani, Kabau Sirah hanya mampu meraih satu kali imbang dan tiga kali kalah. Kekalahan beruntun didapat saat takluk 1-2 dari Malut United FC di kandang, kalah 1-2 dari PS Barito Putera di kandang sendiri dan tersungkur 1-0 saat bertandang melawan Persita.
Satu-satunya poin yang berhasil dipetik pada September lalu adalah saat imbang tanpa gol lawan Persis Solo di laga home yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor sebelum jeda kompetisi momen FIFA match day.
“Saya harap kita bisa memberikan permainan terbaik di laga nanti. Kita sudah melakukan latihan taktikal dan juga sudah menganalisis permainan dari PSBS Biak. Semoga hasil positif bisa kita dapatkan di laga nanti,” kata pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida.
Mengenai puasa kemenangan di empat laga di bulan September, pelatih asal Portugal itu menyebutkan timnya akan berjuang lebih keras. “Kami akan berusaha untuk memutus tren negatif ini, semoga kami mendapatkan poin untuk laga nanti,” ucap Eduardo Akmeida lagi.
Bagi Almeida, ini tentunya menjadi laga perdananya bisa mendamping Semen Padang langsung di bench.
Pada dua laga sebelumnya, dia hanya bisa memimpin tim berlatih usai menggantikan pelatih sebelumnya Hendri Susilo namun belum bisa mendampingi tim di bench.