GIANYAR - Pemain muda Bali United FC, Kadek Arel Priyatna terus membuktikan kualitasnya, meski baru bermain dua kali sejak bergulirnya BRI Liga 1 2024/25.
Hal ini disebabkan sebagian besar waktunya dihabiskan bersama Timnas U20 Indonesia untuk persiapan dan turnamen.
Namun, saat kembali bergabung dengan klub, ia langsung menunjukkan kelasnya. Seperti pada laga pekan ke-8 lalu yang dipasangkan dengan bek tangguh Timnas Thailand, Elias Dolah.
Keduanya membentuk duet kokoh yang sukses menjaga lini pertahanan dari serangan Persita. Tim pun berhasil meraih kemenangan tipis 1-0, berkat gol tunggal Privat Mbarga di menit-menit akhir yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Kadek Arel tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas kesempatan tampil kembali memperkuat tim berjuluk Serdadu Tridatu.
“Saya bersyukur kepada Tuhan karena bisa kembali membantu tim dan meraih tiga poin. Ini sangat penting bagi kami, dan saya berharap kami terus berkembang untuk meraih kemenangan di pekan-pekan berikutnya,” tutur pemain asli Bali itu.
Ia merupakan salah satu lulusan akademi Bali United Youth yang dipromosikan ke tim utama pada musim 2022 lalu.
Seiring waktu berjalan, ia menunjukkan performa apiknya bersama klub dan Timnas Indonesia membuat nilai pasarnya terus meningkat. Meski demikian, ia tetap rendah hati dan fokus pada tugasnya sebagai pemain profesional.
“Tugas saya adalah tetap fokus dan konsisten. Jika saya bermain baik, hal-hal seperti harga pasar pemain akan mengikuti dengan sendirinya. Yang penting, saya harus terus memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Kadek Arel.
Kini ia akan kembali bergabung dengan Timnas U20 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali pada akhir Oktober nanti, sebelum ke Jepang pada bulan November sebagai persiapan menghadapi AFC U20 2025 di China.
Ia tidak sendiri tetapi bersama pemain Bali United lainnya yang dipanggil pelatih Indra Sjafri, yaitu Wayan Arta Wiguna, Maouri Simon dan Dillan Rinaldi.
Sejauh ini prestasi Kadek Arel juga jadi perhatian pelatih Bali United, Stefano Cugurra. Ia sudah menaruh kepercayaannya sejak musim lalu.
Meski musim ini baru main sebanyak dua kali melawan Arema FC dan Persita, pemain kelahiran 2005 tersebut selalu tampil solid. Baik saat berduet dengan Bagas Adi maupun Elias Dolah, memperlihatkan kematangan di usia yang sangat muda.
“Arel memang lebih sering berlatih dengan Timnas Indonesia musim ini, tapi dia pemain yang sangat berbakat,” ujar pelatih yang akrab disapa Teco itu.
“Sejak musim lalu, dia sudah menunjukkan kualitasnya. Chemistry-nya dengan Dolah juga sangat baik, dan dia berhasil membantu tim meraih kemenangan penting,” pungkasnya.