GIANYAR - Madura United FC berhasil lolo dari jeratan degradasi BRI Liga 1 2024/25. Pencapaian tersebut diraih setelah tim ini menang 2-0 atas Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (17/5).
Sepasang gol penentu kemenangan itu lahir dari kaki Andi Irfan dan Kapten tim Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha, yang tercipta pada babak pertama.
Setelah unggul dua gol, tepatnya sejak menit 35, Laskar Sape Kerrab harus bermain dengan 10 pemain, menyusul kartu merah, yang diterima oleh Muhammad Kemaluddin. Meski kalah jumlah pemain, anak asuh Angel Alfredo Vera tetap bisa mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Tambahan tiga poin itu membuat tim ini mengoleksi 36 poin. Jumlah tersebut sudah tidak akan terkejar oleh tiga tim yang sedang berada di zona merah, yakni PS Barito Putera, PSS Sleman, dan PSIS Semarang.
Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera menyampaikan, hasil positif tersebut berkat kerja keras semua pemain yang membuat tim ini bertahan di kompetisi kasta tertinggi ini.
"Yang penting hari ini adalah hasil. Semua pemain bekerja sangat keras, sangat pintar untuk bisa mendapatkan tiga poin, dan bisa bebas dari degradasi. Itu buat kami sangat senang," ucapnya.
Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina berterima kasih kepada semua pihak, yang telah bekerja keras membuat tim ini masih bermain di BRI Liga 1 musim depan.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Cukup deg-degan menjelang kompetisi berakhir, dan akhirnya pada hari ini, kami bisa memastikan diri tetap di BRI Liga 1 musim depan. Ini berkat kerja keras dan dukungan semua pihak,” tuturnya.
Pada pekan terakhir kompetisi domestik tertinggi Indonesia musim ini, Madura United akan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada pekan depan.