BANDAR LAMPUNG - Dewa United Banten FC harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-0 dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Super League 2025/26 yang digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (5/1) sore.
Usai pertandingan, gelandang sekaligus kapten Dewa United, Ricky Kambuaya, memberikan komentarnya dalam sesi Post-Match Press Conference yang berlangsung di Ruang Konferensi Pers Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Kambuaya menyampaikan pandangannya secara terbuka.
"Sebagai pemain sepak bola dengan status saya pemain Timnas sebelumnya, saya hanya ingin bagaimana saya bermain sepak bola yang baik untuk kehidupan saya dan saya ingin berkembang secara pribadi," ujarnya.
"Bagaimana sepak bola modern juga saya tidak ingin ketinggalan. Dalam hal ini saya juga butuh dukungan dari orangtua atau kakak atau semua elemen yang terlibat seperti pengadil, penyelenggara dan banyak pihak untuk itu," tambahnya.
Ricky Kambuaya juga menyoroti perilaku pengadil lapangan yang menurutnya memengaruhi kualitas pertandingan.
"Tetapi kalau pengadil tidak jadi pengadil yang baik dan memihak, bahkan tidak ada nilai-nilai kehormatan, saling menghargai yang tertampil di lapangan. Saya pikir kita tidak akan pernah berkembang dan kita akan berjalan di tempat jika laga berjalan seperti itu. Tentu saya tidak ingin hal tersebut terjadi," terangnya.
Sebagai pemain Dewa United sekaligus timnas, ia menegaskan komitmen pribadi dan klub untuk terus berkembang.
"Itu sebagai pemain status timnas dan saya juga pemain Dewa United, seperti kita lihat tadi di pertandingan hari ini buruk. Untuk Dewa United, kekurangan kami akan kami perbaiki karena perjalanan kami masih panjang. Selamat kepada Bhayangkara FC bisa memenangkan laga hari ini," sambungnya.
Kambuaya menutup dengan harapan agar sepak bola Indonesia terus maju dan tidak berjalan di tempat.
"Jadi itu sebagai pemain sepak bola dan Timnas, saya hanya ingin bermain sepak bola yang baik dan menghibur penikmat sepak bola. Saya juga ingin bertumbuh sebagai pemain, saya ingin karier saya berkembang. Saya tidak mau ketinggalan ilmu sepak bola modern. Jadi saya harap kita semua sama-sama saling mendukung untuk kemajuan sepak bola Indonesia," pungkasnya.