MEDAN – Persiku Kudus mengawali perjalanan di arena Pegadaian Championship 2026/27 dengan dua laga yang kurang meyakinkan. Setelah pada laga perdana ditahan imbang 1-1 oleh Adhyaksa FC Bekasi di laga home, skuad berjuluk Macan Muria kalah telak 0-6 dari PSMS Medan di laga pekan kedua.
Bertandang ke Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Minggu (20/9), bahkan Persiku sudah ketinggalan lima gol di babak pertama.
Adapun deretan gol yang tercipta ke gawang Persiku adalah tiga gol dari Javier Siverio dicetak di menit ke-21, 32, dan 52, Phillerson Natan Silva mencetak dua gol yakni menit ke-7 dan 12 serta gol dari M Ragil menit ke-19.
Sebuah hasil yang menyakitkan tentunya untuk Persiku yang musim ini harus memulai kompetisi dengan nilai -2.
Menanggapi kekalahan telak 0-6 dari PSMS, pelatih Persiku, Kahudi Wahyu mengaku kecewa berat. “Banyak gol yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Ini membuyarkan konsentrasi pemain kami,” kata Kahudi Wahyu.
“Juga banyak pemain yang cedera, itu karena mereka stres. Pemain kehilangan kepercayaan diri. Bahkan skema yang kami siapkan tidak jalan setelah sebelumnya kita analisis permainan PSMS. Saya juga sampai bingung dalam menyusun strategi jadinya,” dia menambahkan.
Meski demikian, Kahudi Wahyu tetap memberikan apresiasi terhadap para pemainnya yang sudah berjuang keras di lapangan.
“Itulah sepak bola. Apapun itu, faktor mental sangat berpengaruh. Yang pasti, anak-anak sudah berjuang maksimal,” dia menegaskan.
Sementara itu pemain Persiku, Bhima Wibnu memohon maaf kepada pendukung atas hasil yang tak menyenangkan ini. “Atas nama pemain, kami mohon maaf kepada suporter dan warga Kudus. Hasil ini bukan yang kami inginkan. Kami akan evaluasi, bangkit dan berjuang lebih keras lagi di laga berikutnya,” ucap Bhima Wibnu.
Pada papan klasemen sementara di Grup A atau Grup Barat saat ini, Persiku ada di peringkat ke-10 atau posisi juru kunci dengan poin -1.
Berikutnya, Persiku sudah dinanti laga pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27 dengan menjamu PSIS Semarang pada Minggu (27/9) mendatang di Stadion Sultan Agung, Bantul.