Kembalinya Evandro Brandao Bikin PSIS Makin Tajam

Kembalinya Evandro Brandao Bikin PSIS Makin Tajam

14 Desember 2024

BRI LIGA 1 2024-25 PSIS SEMARANG

SEMARANG – PSIS Semarang tengah dalam gairah yang tinggi usai mencatat empat laga tak terkalahkan dengan rincian 3 kali menang dan 1 kali kalah. 

Terkini, pada laga pekan ke-14 BRI Liga 1 2024/25, skuat Mahesa Jenar meraih kemenangan penting dengan skor 2-1 atas Bali United FC di Stadion Jatidiri, Semarang.

Kemenangan krusial ini ditentukan oleh kontribusi gol dari Evandro Brandao pada menit ke-27 dan Tri Setiawan yang mencetak gol pada menit 45+2. 
Dengan hasil ini, Mahesa Jenar kini menempati peringkat ke-13 klasemen dengan total 17 poin. 

Kemenangan ini tak lepas dari peran vital Evandro Brandao. Setelah absen di awal musim karena cedera achilles, kembalinya striker berpaspor Angola dan Portugal ini membawa berkah bagi lini depan PSIS yang kini makin tajam. 

Dalam empat laga yang sudah dilakoni, Evandro telah mencetak dua gol, termasuk gol perdananya ke gawang Persik saat kembali bermain setelah sembuh.

Evandro Brandao mulai bisa dimainkan pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/25 melawan Persik Kediri. Cedera yang dideritanya saat berlatih di awal musim memaksanya untuk menepi hingga pekan ke-10. 

Kehadirannya di PSIS menggantikan posisi Sudi Abdallah, yang juga mengalami cedera di pekan pertama.

Dengan pengalaman bermain di sejumlah tim elit Eropa, termasuk Benfica B dan tim junior Manchester United, Evandro diharapkan dapat meningkatkan motivasi tim dan memperkuat lini depan PSIS. 

Kembalinya Evandro menjadi angin segar bagi PSIS, yang kini semakin optimistis untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengatakan, selain makin tajamnya lini depan setelah kembalinya Evandro, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja pemain dan para suporter yang sudah hadir di Stadion Jatidiri. 

“Kembalinya Evandro Brandao memberikan warna berbeda untuk tim dengan kontribusi positifnya. Tim pelatih tentu juga akan terus menyiapkan strategi pada lini penyerangan PSIS menyesuaikan dengan tim yang dihadapi di tiap pertandingan yang dijalani,” kata Gilbert Agius.