SAMARINDA - Borneo FC Samarinda harus puas berbagi poin saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/5) malam. Skor akhir 1-1 membuat posisi Pesut Etam tetap bertahan di posisi ke-5 klasemen sementara dengan perolehan 53 poin.
Pelatih Borneo FC, Joaquin Gomez tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil ini, tetapi tetap bangga terhadap perjuangan tim sepanjang laga di musim ini.
“Saya merasa sedih. Saya merasa sedikit emosional karena ada banyak hal di sana untuk dirincikan. Tapi, hal pertama yang saya rasakan adalah kebanggaan. Saya sangat bangga dengan kerja dari semua pemain, kerja dari staf hingga detik terakhir, peluang terakhir yang kami miliki untuk mendapatkan suatu hal yang sangat sulit ketika kami datang beberapa bulan yang lalu. Tapi saat ini kami hampir meraihnya. Ini adalah hal yang membuat hati patah,” tuturnya.
Dia juga menilai pemainnya lebih baik dari lawan dan menciptakan banyak peluang, meski hasil akhir tidak berpihak dalam dominasi permainan timnya.
“Mereka adalah tim yang sangat bagus. Kami membuatnya sangat-sangat biasa. Satu-satunya peluang yang bisa mereka buat dan satu ancaman yang mereka miliki adalah melalui counter attack. Dan itu sangat sulit didapatkan,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Selain itu di tengah kekecewaannya, ia juga memberikan apresiasi untuk dukungan luar biasa dari para suporter Borneo FC.
“Ini adalah kota yang bagus, kota sepak bola. Ada banyak orang yang mencintai klub ini. Dan kami adalah grup profesional yang sangat bagus yang mencintai pekerjaan kami. Kami selalu ingin lebih baik. Jadi, kami hanya menginginkan sedikit hormat. Dan kami sangat kecewa dan inilah yang terjadi," ujar Joaquin Gomez.
"Maaf kepada para fans karena mereka sangat baik kepada kami dan selalu ada bersama kami setiap waktu. Mereka menunjukkan saya banyak cinta dalam beberapa hari terakhir ini, yang membuat hal ini menjadi sulit bagi saya,” sambungnya.