League Cup 2026/27: 12 Grup Terbentuk, Persaingan Baru Segera Dimulai

League Cup 2026/27: 12 Grup Terbentuk, Persaingan Baru Segera Dimulai

7 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27

JAKARTA – I.League resmi menggelar draw League Cup 2026/27, Rabu (7/10), sebagai penanda dimulainya perjalanan kompetisi baru dalam kalender sepak bola nasional musim 2026/27.

Drawing yang berlangsung di Kantor I.League tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Exco PSSI Muhammad, jajaran Direksi I.League, serta legenda sepak bola Indonesia Ponaryo Astaman dan Firman Utina.

Sebanyak 36 klub dari BRI Super League dan Pegadaian Championship mengikuti fase grup League Cup 2026/27. Berdasarkan hasil drawing, ke-36 klub tersebut terbagi ke dalam 12 grup, dengan masing-masing grup dihuni tiga klub.

Fase grup dibagi menjadi dua wilayah, yakni Wilayah Barat dan Wilayah Timur, yang masing-masing terbagi menjadi dua zona. Zona Barat 1 terdiri dari Grup A, B, dan C; Zona Barat 2 Grup D, E, dan F; Zona Timur 1 Grup G, H, dan I; serta Zona Timur 2 Grup J, K, dan L.

Wilayah Barat
Zona Barat 1
Grup A
- Persija Jakarta
- Sumsel United
- PSMS Medan

Grup B
- Bhayangkara Presisi Lampung FC
- Semen Padang FC
- PSPS Pekanbaru

Grup C
- Dewa United Banten FC
- Persita
- Persiraja Banda Aceh

Zona Barat 2
Grup D
- Java United FC
- Adhyaksa FC Bekasi
- PSIS Semarang

Grup E
- PSIM Yogyakarta
- Persikad
- Persiku Kudus

Grup F
- Garudayaksa FC
- PSS Sleman
- PSGC Ciamis

Wilayah Timur
Zona Timur 1
Grup G
- Persebaya Surabaya
- PSBS Biak
- Kendal Tornado FC

Grup H
- Persik Kediri
- Persis Solo
- Deltras FC

Grup I
- Persijap Jepara
- Madura United FC
- Persela Lamongan

Zona Timur 2
Grup J
- Bali United FC
- PS Barito Putera
- Persiba Balikpapan

Grup K
- PSM Makassar
- Persipura Jayapura
- De Red FC

Grup L
- Arema FC
- Isenmulang Kalteng FC
- RANS Nusantara FC

League Cup 2026/27 memberikan perlakuan khusus kepada Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang menjadi wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia dan Asia Tenggara.

Kedua klub tersebut tidak mengikuti fase grup dan akan langsung bergabung pada babak perempat final.
Dengan demikian, 12 juara grup akan terlebih dahulu melanjutkan persaingan ke babak knockout stage untuk memperebutkan enam tiket menuju perempat final.

Pada fase knockout, pertandingan akan menggunakan format single match. Bracket pertandingan knockout telah ditentukan berdasarkan pembagian zona, dengan juara dari Zona Barat 1 berhadapan dengan juara dari Zona Timur 2, sedangkan juara dari Zona Barat 2 menghadapi juara dari Zona Timur 1.

Sementara itu, status tuan rumah pada pertandingan knockout ditentukan berdasarkan keunggulan posisi atau statistik klasemen fase grup. Tim yang memiliki posisi lebih unggul berdasarkan parameter klasemen akan mendapatkan status sebagai tuan rumah.

Adapun penentuan keunggulan tersebut mengacu secara berurutan pada jumlah poin, selisih gol, produktivitas gol, catatan fair play, dan apabila seluruh indikator tersebut masih sama, maka akan dilakukan undian.

Enam tim yang berhasil memenangkan pertandingan di fase knockout selanjutnya akan bergabung dengan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda di babak perempat final.

Berbeda dengan fase knockout, penentuan perempat final serta status tuan rumah akan dilakukan melalui proses drawing. Dengan demikian, delapan klub yang lolos ke perempat final akan kembali memasuki proses undian untuk menentukan lawan masing-masing dalam perebutan tiket menuju semifinal.

Pada fase grup, setiap klub akan memainkan dua pertandingan, dengan sistem satu laga kandang dan satu laga tandang. Fase grup terdiri dari tiga matchday dan dijadwalkan mulai pada 3 November 2026.

Hanya juara masing-masing grup yang berhak melanjutkan perjalanan ke fase knockout. Pada fase ini, pembagian wilayah tidak lagi berlaku sehingga persaingan berlanjut dengan mekanisme cross-zone.
Format tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan kalender kompetisi domestik dengan agenda internasional klub Indonesia.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyambut positif penyelenggaraan League Cup sebagai bagian dari perkembangan kompetisi sepak bola nasional. “League Cup ini akan menjadi nuansa dan gairah baru untuk atmosfer sepak bola di Indonesia. Kami yakin ini akan berjalan sukses dan berlangsung seru karena ada 38 klub dari Super League dan Championship. Mudah-mudahan ini bisa menjadi hiburan menarik untuk keluarga besar sepak bola Indonesia,” ujar Yunus Nusi.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan, drawing menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya klub-klub dari BRI Super League dan Pegadaian Championship akan bertemu dalam satu kompetisi.

“Drawing hari ini menjadi langkah penting menuju dimulainya League Cup 2026/27. Kami berharap kompetisi ini dapat menghadirkan persaingan yang sehat, pertandingan-pertandingan menarik, sekaligus memberikan pengalaman kompetitif tambahan bagi klub dan pemain.”

Menurut Ferry, format League Cup dirancang agar kompetisi memiliki karakter tersendiri sekaligus tetap memperhatikan aspek operasional dan kalender sepak bola nasional.

League Cup 2026/27 terdiri dari lima fase, yaitu group stage, knockout stage, quarter final, semifinal, dan final, dengan keseluruhan kompetisi berlangsung dari November 2026 hingga Mei 2027.

Kehadiran Ponaryo Astaman dan Firman Utina dalam drawing turut memberikan nuansa tersendiri bagi peluncuran kompetisi baru tersebut. Dua legenda sepak bola Indonesia itu menjadi bagian dari momentum yang menandai lahirnya babak baru persaingan antarklub Indonesia.

36 klub telah mengetahui perjalanan awal mereka. Dua belas grup telah terbentuk. Bracket knockout juga telah disiapkan. Kini, perjalanan menuju sejarah pertama League Cup 2026/27 resmi dimulai.