BANDUNG -- Memasuki bulan Oktober 2026, Persib Bandung dihadapkan pada agenda pertandingan padat yang menguras stamina dan konsentrasi. Skuad asuhan Igor Tolic dituntut membagi fokus di tiga ajang bergengsi sekaligus dalam waktu berdekatan, mulai dari panggung ASEAN Club Championship (ACC) 2026/27, kompetisi domestik BRI Super League 2026/27, hingga fase krusial AFC Champions League Two (ACL2).
Rentetan jadwal padat ini menuntut kesiapan menyeluruh dari 27 amunisi yang terdaftar dalam skuad utama Maung Bandung untuk saling bahu-membahu mengarungi ketatnya persaingan. Situasi jadwal yang super padat tersebut mendapat tanggapan dari penyerang sayap andalan Persib, Luka Menalo.
Pemain berpaspor Bosnia Herzegovina ini memandang bahwa padatnya kalender pertandingan justru menjadi panggung pembuktian bagi kedalaman materi tim. Baginya, keterlibatan aktif 27 pemain untuk saling bergantian tampil di lapangan merupakan kunci utama agar Pangeran Biru mampu menjaga konsistensi performa dan stabilitas fisik di setiap pertandingan.
“Kami membutuhkan semua pemain dan ada banyak laga, banyak menit bermain untuk semua pemain. Saya pikir hal yang sama juga terjadi pada November dan Desember, juga akan ada banyak pertandingan. Ini gila, tetapi itulah profesi kami, itulah yang kami lakukan,” tutur Luka Menalo.
Di tengah agenda maraton tersebut, fokus terdekat Persib tertuju pada laga pembuka fase grup ASEAN Club Championship 2026/27 melawan raksasa Tailan, Port FC. Menalo memaparkan bahwa pematangan taktik dan kondisi kebugaran tim berjalan sangat positif, kendati persiapan tim sempat sedikit terganggu oleh absennya sejumlah pilar yang membela timnas serta masa pemulihan beberapa pemain yang cedera.
“Persiapan berjalan sangat baik untuk kompetisi regional ini. Kami memang kehilangan beberapa pemain tim nasional, juga beberapa pemain yang cedera, tetapi semuanya baik-baik saja,” tegas Menalo.