GIANYAR - Pemain muda Bali United, I Made Tito Wiratama terus membuktikan kualitasnya dan berhasil meraih penghargaan sebagai pemain muda terbaik bulan September 2024 BRI Liga 1 2024/25.
Ini adalah penghargaan kedua secara beruntun, setelah sebelumnya juga dinobatkan sebagai pemain muda terbaik bulan Agustus 2024.
Atas dua penghargaan ini menjadikannya motivasi untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik untuk tim tanah kelahirannya.
“Terima kasih untuk BRI Liga 1 atas apresiasi penghargaan melalui best young player of the month bulan September yang diberikan kepada saya. Semoga ini menjadi motivasi saya bersama tim Bali United FC ke depannya,” ujar pemain asal Singaraja itu.
Selama bulan September 2024 lalu, Made Tito menunjukkan performa impresif dengan mencetak satu gol dan satu assist. Assist gemilangnya tercipta saat menghadapi PS Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar lalu. Di mana umpan silangnya berhasil menemui Privat Mbarga untuk mencetak gol setelah melewati lini belakang Laskar Antasari.
Sementara gol yang diciptakannya terjadi saat laga tandang melawan Malut United FC di Stadion Sultan Agung, Bantul. Keduanya berkontribusi penting dalam kemenangan yang diraih tim berjuluk Serdadu Tridatu.
Pelatih kepala Bali United FC pun memberikan pujian khusus kepada Made Tito atas konsistensinya. Meski musim lalu, pemainnya itu mengalami cedera serius saat tampil di AFC Cup 2023 menghadapi Stallion Laguna FC di Filipina sehingga harus menepi hampir setahun untuk menjalani operasi dan pemulihan.
Kini pemain bernomor punggung 55 itu kembali lebih kuat dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Bali United. Dengan bermain sebanyak 8 kali, ia sudah menyumbangkan satu gol dan satu assist.
“Selamat buat Tito. Pemain yang sempat cedera di musim lalu dan kini dia berhasil kerja keras untuk kembali ke kondisi fisik dan tekniknya. Tito main konsisten di dalam tim dan bisa menyerang serta bisa bertahan yang bagus,” tutur pelatih Bali United, Stefano Cugurra.
“Kami tim pelatih berikan masukan buat Tito sewaktu cedera dan dia bisa terima hal itu. Dia berusaha dan kerja keras di latihan buat bisa main lebih bagus buat tim,” tandasnya.