PAMEKASAN - Laga Madura United FC lawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Sabtu malam (10/1), sangat spesial bagi keluarga besar Laskar Sape Kerrab.
Hal itu tidak terlepas dari pada hari tersebut, tim dengan kostum kebanggaan loreng merah putih ini akan genap berusia 10 tahun, serta Presiden klub Achsanul Qosasi juga berulang tahun.
Pada hari berbahagia Madura United dan Achsanul Qosasi, Pelatih Carlos Eduardo Biasi Parreira berjanji akan mempersembahkan kado terindah kepada para penggemar.
"Besok [hari ini], hari yang besar untuk sejarah klub. Kami punya tanggung jawab dan semua pemain menyadari hal ini. Kami akan lakukan yang terbaik untuk memberikan kado kepada fans kami," ujarnya saat konferensi pers, Jumat (9/1).
Carlos percaya diri bisa mewujudkan hasil positif pada laga Pekan ke-17 BRI Super League 2025/26. Karena, mereka sudah bersiap dengan matang.
"Untuk persiapan pertandingan ini, kami lakukan sangat detail. Kami sangat percaya diri untuk mendapatkan tiga poin," tambahnya.
Selaras dengan pelatih asal Brasil itu, Jordy Wehrmann memiliki target serupa. Dia tidak ingin merusak pesta HUT Madura United dan Achsanul Qosasi.
"Besok [hari ini], hari spesial untuk Madura United, penggemar dan untuk presiden klub, dan official serta pemain. Kami mau tiga poin, karena pertandingan terakhir kami kalah, dan besok [hari ini] hari spesial, serta persiapan juga bagus. Saya secara personal senang, karena saya tahu pelatih mereka," pungkasnya.