BANTUL - Arema FC masih menyimpan ambisi besar meski kompetisi BRI Super League 2025/26 memasuki fase akhir. Tim memang sudah aman dari ancaman degradasi dan sulit mengejar persaingan juara, tetapi mereka tetap membidik hasil maksimal dalam dua laga tersisa.
Pelatih Arema FC Marcos Santos menegaskan timnya tidak ingin menurunkan standar permainan meski musim segera berakhir.
“Kami ingin memberikan yang terbaik dalam dua pertandingan ini untuk menghadirkan dua hasil positif bagi suporter Arema,” katanya.
Pelatih asal Brasil itu menilai dua pertandingan terakhir tetap penting untuk menjaga mental kompetitif tim sekaligus memperbaiki posisi di klasemen akhir.
“Dua laga ini tidak mudah, tetapi kami harus berusaha memberikan performa terbaik untuk menutup kompetisi dengan baik dan mencoba naik satu atau dua posisi di klasemen,” ujar Marcos Santos.
Kini jelang laga pekan ke-33 melawan PSBS Biak di Stadion Sultan Agung, Jumat (15/5) malam, Arema FC membawa modal yang cukup baik. Lini depan Singo Edan sedang tampil tajam lewat kontribusi trio Brasil yakni Dalberto Luan, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva.
Ketiganya sukses mencetak gol ketika Arema mengalahkan PSM Makassar pada laga sebelumnya.
Khusus Dalberto, striker asal Brasil itu punya catatan spesial saat bertemu PSBS Biak. Pada putaran pertama lalu, ia mencetak hattrick ke gawang Badai Pasifik.
Performa tersebut membuat Arema FC semakin percaya diri memburu kemenangan. Meski berada dalam kondisi sulit, PSBS Biak tetap dipandang sebagai lawan yang berpotensi menyulitkan Arema FC.