BOGOR – Laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2024/25 terasa lebih istimewa untuk penjaga gawang Persis Solo, Muhammad Riyandi. Ini yang kemudian membuat kiper berusia 24 tahun itu makin berlipat ganda motivasi dan semangatnya untuk menjalani laga lawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (8/12) malam.
“Saya mewakili rekan-rekan pemain sangat siap dan antusias untuk pertandingan lawan Persita. Kita datang ke sini bukan hanya untuk datang bertanding saja, yang pasti kita datang ingin mendapatkan hasil yang maksimal,” kata M Riyandi.
Dan antusiasme untuk bertandingan ini makin berlipatganda dengan latar belakang Riyandi yang memang lahir di Kota Hujan.
“Saya dalam motivasi tinggi menatap laga nanti karena akan bermain di daerah tempat saya lahir. Keluarga saja juga akan menyaksikan langsung laga nanti dan pasti saya ingin memberikan yang terbaik untuk pertandingan nanti,” dia menegaskan.
Riyandi sendiri tentunya ingin mempertahankan clean sheet yang diukirnya saat laga terakhir Persis melawan PS Barito Putera di laga pekan ke-12 lalu.
Pemilik nomor punggung 1 di skuat Laskar Sambernyawa ini sendiri sudah kebobolan 11 gol dari 7 kali mengawal gawang Persis di ajang BRI Liga 1 2024/25 ini. Total sejauh ini Riyandi mencatat 630 menit bermain atau selalu bermain penuh 90 menit di tiap laga yang dijalaninya.
Untuk Persis Solo sendiri, punya pekerjaan rumah tak mudah yakni membobol gawang Persita yang hingga saat ini menjadi salah satu tim dengan kemasukan paling sedikit di kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air.
Persita saat ini menjadi salah satu tim dengan kebobolan paling sedikit yakni 8 gol saja sepanjang 12 laga yang sudah dilakoni. Sementara Persis Solo sudah kebobolan 19 gol.
Tidak hanya itu, Riyandi sebagai penjaga gawang juga tentu akan berusaha keras membantu Persis dalam skema built up yang nantinya bisa secara bertahap mengarah kepada usaha timnya mencetak gol ke gawang lawan.
Tim asuhan pelatih Ong Kim Swee sendiri sudah tidak pernah lagi mencetak gol pada empat laga terakhirnya. Kalah 0-3 dari Bali United FC, takluk 0-2 dari PSS Sleman, ditekuk Madura United FC dengan skor 0-3 dan terakhir main imbang 0-0 lawan PS Barito Putera menjadi bukti pekerjaan rumah besar belum terselesaikan.