SERANG - Pemain belakang Tamirlan Kozubaev meyakini kerja keras dari seluruh elemen yang ada di tim akan membawa Persita untuk tumbuh dan tampil lebih baik lagi di masa mendatang.
Bek asal Kirgistan itu menilai adanya inkonsistensi dalam dua bulan terakhir membuat Pendekar Cisadane banyak kehilangan poin dari pertandingan di BRI Super League 2025/26.
“Tentu setelah kebobolan di laga sebelumnya kami ingin selalu menjaga clean sheet di laga berikutnya,” ujar Tamirlan.
“Sepanjang musim ini kami bermain secara konsisten, kami kalah dan hanya kebobolan satu gol di beberapa pertandingan.”
“Kami hanya ingin mengembalikan konsistensi kita. Kami selalu ingin memenangkan pertandingan dan tidak kebobolan tentunya.”
“Kuncinya adalah dengan kerja keras dan bersama-sama bekerja sebagai tim. Hasil imbang melawan Malut United bagus untuk kami, terutama dalam dua bulan terakhir keadaan tidak bagus untuk kami. Kami kalah di beberapa laga,” lanjutnya.
Persita sendiri tengah dalam persiapan untuk menjamu Persis Solo di pekan terakhir atau ke-34 musim ini. Laga ini akan digelar di Banten International Stadium pada hari Sabtu (23/5) esok tanpa kehadiran penonton.
Pelatih Carlos Pena memprediksi lawan akan bermain agresif untuk selamat dari jeratan degradasi. Ia meminta para pemainnya untuk terus menjaga daya juang dan semangat agar bisa meraih hasil terbaik di laga ini.
“Kita seorang pemain profesional dan harus bermain 100%, di sepak bola anda bisa menang, seri dan kalah. Tapi sikap dan semangat harus selalu ada, itu adalah hal normal bagi seorang pemain profesional,” ujar Pena.
“Minggu ini kami berbicara tentang hal ini di ruang ganti, kami ingin datang ke setiap pertandingan dan bertarung.”
“Instruksi dari saya di ruang ganti adalah kita harus bertarung, dan mereka bermain dengan baik dan menunjukkan kebanggaan untuk mendapatkan sejumlah poin.”
“Kami ingin menang di laga terakhir untuk para fans dan berjuang dan bertarung agar mendapatkan kemenangan,” tutup Pena.