KEDIRI - BRI Liga 1 2024/25 akan memasuki pekan ke-12, persaingan lini belakang Persik Kediri ketat. Termasuk terjadi pada pemain asing Brendon Lucas yang baru sekali menjadi pemain inti saat laga pembuka tim menjamu Bali United FC.
Dia bergabung dengan tim sejak Juli lalu yang sempat diharapkan menjadi tembok kokoh di lini belakang dipercaya duet Kiko Carneiro dan Hamra Hehanussa. Namun ia menunjukkan permainanya yang kurang menyakinkan. Laga selanjutnya beberapa kali dia berada di bangku cadangan.
Menurut pelatih Marcelo Rospide bahwa keputusan soal siapa yang diturunkan untuk menjadi pemain inti murni berdasarkan kebutuhan tim.
"Soal Brendon Lucas, sebenarnya dia pemain bagus. Tapi dalam perjalanan waktu, Kiko Carneiro tampil lebih bagus. Jadi saya memilih Kiko duet dengan Hamra Hehanussa. Keputusan saya murni kepentingan tim Persik," ujar pelatih asal Brasil itu.
"Saya ingin adil memberi kesempatan semua pemain tampil. Tapi syaratnya pemain itu harus fit. Mereka juga menunjukkan kinerja bagus di latihan dan pertandingan. Brendon Lucas tetap kita siapkan, meski di bangku cadangan. Kompetisi masih panjang. Saatnya nanti dia akan main juga," imbuhnya.
Meski begitu, Brendon Lucas masih masuk dalam rencana tim. Dia menegaskan bahwa semua pemain memiliki kesempatan yang sama, asalkan dalam kondisi fit dan menunjukkan performa baik saat latihan.
Pemain asal Brasil itu juga sempat mengalami cedera yang memaksanya absen dalam tiga laga penting melawan Dewa United FC, Persib Bandung dan PSM Makassar. Namun, kini kondisinya telah pulih, meski Marcelo Rospide tetap berhati-hati dalam memberinya menit bermain penuh.
"Sekarang Brendon sudah pulih dan siap dimainkan lagi. Namun dalam masa pemulihan, kita tak bisa memaksa main penuh. Pelan-pelan dulu agar kondisinya pulih seratus persen. Jika dipaksakan dan cedera lagi, tim Persik yang rugi," tuturnya.
Walaupun belum memenuhi ekspektasi, dia tetap yakin bahwa Brendon Lucas masih memiliki peran penting bagi tim musim ini.
Dengan kompetisi yang masih panjang, peluangnya untuk kembali menjadi pemain inti tetap terbuka. Keputusan akhir akan selalu bergantung pada kebutuhan tim dan performa pemain di lapangan.
“Awal yang buruk saat pertandingan perdana. Selanjutnya ketika Kiko turun, dia bermain bagus,” pungkas Marcelo Rospide.