BALIKPAPAN - Persik Kediri kembali mencatatkan hasil positif di laga away musim ini usai menahan imbang tuan rumah PSM Makassar, Senin (4/11) malam di lanjutan pekan ke-10 kompetisi BRI Liga 1 2024/25.
Hasil 1-1 di kandang Juku Eja membawa skuat Persik Kediri ke peringkat 9 klasemen sementara dan meneruskan catatan impresif di laga away. Hingga pekan 10, dari 5 laga away yang dimainkan, Ze Valente dkk mencatat 3 kemenangan dan 2 imbang, berbanding terbalik dengan torehan di kandang yang sudah menelan 3 kekalahan sejauh ini.
"Memang banyak yang bertanya mengapa Persik seperti bermain berbeda saat away dan di kandang sendiri, tentu ini menjadi PR besar buat kami bagaimana terus menunjukkan konsistensi di setiap pertandingan ke depannya. Namun setiap laga berbeda dengan tantangan yang dihadapi tidak sama, seperti hari ini bagaimana 1 poin yang diraih tidaklah mudah karena sejak pertengahan babak pertama kami harus bermain dengan 10 pemain," ujar pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide usai pertandingan.
Rospide mengatakan, hujan yang turun deras sebelum pertandingan juga sangat menguras fisik pemainnya.
"Saya harus mengapresiasi seluruh pemain Persik Kediri yang tidak mau menyerah dan tadi juga punya kesempatan untuk menang. Karena memang target kami di setiap pertandingan adalah poin maksimal, tetapi jika melihat bagaimana bagusnya PSM Makassar bermain tentu hasil imbang cukup adil," tambahnya.
Persik sukses meraih 1 poin berharga usai menahan imbang tim tuan rumah PSM Makassar, Senin (4/11) malam di stadion Batakan Balikpapan. Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak pertama, skuat Macan Putih memaksa skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.
Hasil ini sendiri disyukuri Rospide yang menyebut Ze Valente dkk menunjukkan determinasi dan semangat pantang menyerah walau terus digempur tuan rumah yang juga mengincar kemenangan guna kado ultahnya yang ke-109.
"Melawan tim sekelas PSM Makassar yang sangat tangguh di kandang tentu hasil imbang bukanlah sesuatu yang buruk. Ini juga sesuai dengan target kami yang sejak awal memang mengincar poin di lawatan tandang setelah kembali kemarin kehilangan poin di kandang sendiri, sebenarnya kami juga memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan namun inilah sepak bola," ungkapnya lagi.
"Sebelum keberangkatan kami telah kehilangan Ousmane Fane karena cedera, kemudian saat official training lagi-lagi ada pemain kami yang terkena cedera yakni Dede Sapari. Lalu tadi di pertandingan Nury Fasya juga mendapat kartu merah, tentu bukan hal yang ideal tetapi saya sangat mengapresiasi bagaimana seluruh pemain merespon hal ini dan membuktikan diri bahwa kami bisa bermain sebagai sebuah kesatuan, siapapun yang turun di lapangan," pungkasnya.