DEPOK -- Menjelang bergulirnya Indonesia Womens League (IWL) 2026/27 yang dijadwalkan kickoff pada 18 Oktober mendatang, Persikad Depok Women terus mematangkan persiapan akhir. Di sisa waktu yang ada, jajaran pelatih dan manajemen fokus membenahi kerangka tim di tengah tantangan belum lengkapnya skuad utama.
Sebagai bagian dari evaluasi taktik, Persikad Depok Women tercatat telah melakoni total lima kali pertandingan uji coba melawan berbagai lawan dengan karakteristik yang beragam.
Pelatih Persikad, Derris Herdiansyah, memaparkan hasil dari rangkaian uji coba tersebut yang menunjukkan dinamika performa tim. "Total lima kali uji coba. Kami melawan Putri JP menang 6-0, lalu lawan Roket FC menang 4-0. Selanjutnya lawan Porprov Depok menang 2-0. Kami bertemu Porprov Bogor kalah 2-0, terakhir lawan Pro Diki kalah 5-0," ujar Derris Herdiansyah.
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa lini serang tim sempat mencatat kemenangan besar, namun kekalahan di dua uji coba terakhir melawan tim seperti Porprov Bogor dan Pro Diki menjadi evaluasi penting bagi jajaran pelatih.
Selain aspek taktik yang masih dalam tahap pencarian formula terbaik, Persikad Depok Women saat ini juga dihadapkan pada situasi skuad yang bersifat "tambal sulam". Hal ini terjadi karena banyaknya pemain pilar yang tengah memperkuat Tim Nasional Indonesia di berbagai kelompok umur, baik timnas senior, diaspora, hingga level usia muda.
Sejumlah nama penting yang belum bisa bergabung secara penuh di sesi latihan di antaranya adalah Viny Silfianus, Gea Yumanda, serta jajaran pemain marquee player diaspora seperti Isabelle Nottet, Shesilia Putri, Rosdillah Siti, dan Nasywa Salsabilah. Selain itu, skuad juga masih menanti kehadiran Jazlyn Kayla yang saat ini membela Timnas Wanita U17.
"Masih cari skema apalagi pemain timnas masih tambal sulam apalagi kami terkendala banyak pemain yang membela timnas," pungkas Derris.
Dengan waktu kurang dari sepekan menjelang pembukaan liga pada 18 Oktober 2026, tantangan terbesar Persikad Depok Women adalah bagaimana segera menyatukan chemistry tim secara utuh begitu seluruh penggawa timnas kembali bergabung ke dalam skuad.