Persis Perkenalkan Kiper Dan Bek Asing Baru

Persis Perkenalkan Kiper Dan Bek Asing Baru

18 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIS SOLO

SOLO – Menjelang laga putaran kedua atau pekan ke-18 BRI Super League 2025/26, Persis Solo memperkenalkan dua pemain asing rekrutan terbarunya pada Minggu (18/1) malam. Kedua pemain baru ini adalah kiper Vukasin Vranes dan bek Dusan Mijic.

Dua pemain ini memiliki asal negara yang sama yakni berasal dari Serbia. Kedatangan penjaga gawang asing ini untuk mengisi opsi lini pertahanan terakhir Persis. Vukasin Vranes terakhir membela klub FK FAP Priboj di Mozzart Bet Prva Liga atau liga sepak bola di negara kelahirannya. 

Vranes mengaku senang bisa bergabung dan mendapatkan kesempatan untuk membantu memperkuat Persis. Dia tidak sabar untuk bertanding dan menghadapi tantangan bersama Laskar Sambernyawa. 

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk menjadi bagian dari klub ini. Saya tahu Persis Solo adalah salah satu klub terbesar di Indonesia, dengan penggemar yang hebat. Saya pikir kita akan mencapai tujuan kita untuk tetap selamat di liga ini hingga akhir musim ini,” kata Vranes.

Dia memastikan akan memberikan performa terbaik untuk membantu Persis keluar dari zona yang tidak aman saat ini. Dia akan berjuang semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut. 

Sedangkan bek Dusan Mijic didatangkan juga untuk memperkuat lini pertahanan Laskar Sambernyawa. Dengan posisinya di bek tengah, diharapkan bisa menjaga soliditas lini belakang Persis.

Klub terakhir yang dibela Dusan Mijic adalah PFK Qizilqum di liga kasta tertinggi Uzbekistan. 

Dusan juga mengaku sangat antusias bisa bergabung bersama Persis. “Perasaan ini sungguh luar biasa, kesan pertama saya sangat mengesankan bisa melihat bahwa ini adalah klub yang besar dan terorganisir. Saya merasa terhormat menjadi bagian tim ini dengan pendukungnya yang luar biasa,” jelas Dusan.

Dia memastikan juga akan mengerahkan kontribusi terbaiknya untuk membawa Persis yang kini masih ada di zona merah. “Harapan saat ini sangat tinggi yaitu berada di zona aman. Dan itu adalah untuk memastikan bertahan secepat mungkin dan memasuki kompetisi dengan lebih tenang,” ucap Dusan.