SOLO - Laga sengit Persis Solo melawan Dewa United FC pada laga pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/25 berakhir imbang dengan skor 1-1. Kedua tim harus puas berbagai angka, meski sama-sama mengincar kemenangan.
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menilai, anak asuhnya berhasil mendominasi permainan pada babak pertama. Alhasil babak pertama, Dewa United unggul 0-1 atas gol dari Taisei Marukawa pada menit ke-20.
"Mereka (Persis) memiliki transisi yang bagus, Sananta bermain terus bergerak. Satu sisi kita harus hati-hati, tapi kita bermain bagus, dan kedua tim terus melakukan pressing," kata Riekerink.
Namun Persis Solo bangkit dan merubah jalannya pertandingan pada babak kedua. Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-56 lewat sepakan Zanadin Fariz. Berawal dari tembakan Moussa Sidibe yang berhasil diblok bek Dewa United, bola muntah mengarah ke Zanadin. Sedikit melakukan gocekan, pemain 21 tahun itu sukses melepaskan tembakan yang membuat menjadi skor 1-1.
"Babak kedua berubah, lebih banyak pressing dari Persis Solo. Dan juga dua penyerang kita cedera, sehingga kita tidak ada kedalaman," tambahnya.
Rupanya, kehadiran suporter Laskar Sambernyawa yang memenuhi Stadion Manahan membuatnya iri. Sebab, dukungan dari suporter membuat Persis mampu bangkit.
"Mereka (suporter) ada di belakang tim, saya bisa merasakan koneksinya. Ini harapan saya bisa memiliki hal yang sama pada musim depan," ucapnya.
Dia akan fokus pada laga terakhir Dewa United saat melawan PSBS Biak. Sebab, dia ingin mempertahankan posisi di peringkat ke-2 musim ini.
"Ambisi berikutnya kita ingin mempertahankan peringkat kedua, sehingga saat melawan PSBS Biak kita harus menang, dan kita harus membuat gol," pungkasnya.