Pieter Huistra Antusias Kembali Dampingi PSS di Bench

Pieter Huistra Antusias Kembali Dampingi PSS di Bench

28 Agustus 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PSS SLEMAN

SLEMAN -- Keberadaan sosok Pieter Huistra yang kembali duduk di kursi pelatih kepala PSS Sleman di Super League 2026/27 memberikan rasa emosional yang begitu besar dalam dirinya. Pasalnya, musim lalu di Championship 2025/26 sebagai direktur teknik PSS, dia terbentur regulasi untuk dapat berada di bench mendampingi tim di pinggir lapangan.

Pelatih asal Belanda ini menyatakan sangat bahagia merasakan atmosfer pertandingan berada di sisi lapangan secara langsung. Menurutnya hal itu memudahkan berkomunikasi serta mengambil keputusan cepat saat pertandingan.

“Saya sangat antusias bisa kembali berada di pinggir lapangan. Bagi saya, itu jauh lebih baik. Rasanya juga lebih nyaman karena saya bisa lebih dekat dengan lapangan, dan mengambil keputusan dengan cepat. Kalau berada di tribun, tentu tidak semudah itu,” kata Pieter Huistra.

Dengan sedikit bercanda, dia menyebutkan bahwa hal ini membuat penonton merasa senang, dan nyaman saat pertandingan berlangsung karena tidak adanya gangguan suara saat dia memberikan instruksi dari tribun.

“Selain itu, saya pikir para penonton di tribun juga akan senang karena mereka tidak perlu duduk bersebelahan dengan orang yang terus berteriak seperti orang gila sepanjang pertandingan,” ucap Pieter Huistra lagi. 

Kickoff kompetisi Super League 2026/27 yang semakin dekat, bagi seorang pelatih kepala sebuah tim tentu saja memiliki gambaran besar mengenai nama-nama pemain yang masuk dalam starting line up.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengungkapkan bahwa rencana tersebut telah masuk dalam proyeksi komposisi pemain utama PSS untuk menghadapi kompetisi mendatang.

“Saya sudah memiliki gambaran besarnya. Tetapi, gambaran itu masih sangat luas karena kami memiliki banyak pilihan. Semuanya tergantung pada seberapa bugar kondisi setiap pemain, dan seberapa sering mereka sudah bermain bersama dalam latihan maupun pertandingan uji coba,” ujar Pieter Huistra. 

Keputusan tersebut menjadi bagian dari pertimbangan tim pelatih dalam menyusun kekuatan terbaik, sesuai dengan kebutuhan dan karakter permainan yang ingin diterapkan.

“Terutama bagi pemain yang sempat mengalami cedera ringan dan belum banyak tampil dalam pertandingan uji coba. Mereka mungkin sedikit tertinggal dibandingkan pemain lainnya. Namun, kita lihat saja bagaimana perkembangannya nanti,” pungkasnya.