SLEMAN – PSS Sleman akan menjalani laga home di pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/26 dengan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (10/1) kickoff 15.30 WIB. Usai menelan kekalahan 1-2 di laga sebelumnya atas Kendal Tornado FC, skuad Super Elang Jawa ingin segera kembali ke jalur kemenangan untuk dapat menjaga posisi di papan atas.
Saat ini PSS ada di peringkat ke-2 Grup 2 atau Grup Timur dengan koleksi 30 poin. Posisi ini ditempel ketat oleh Persipura Jayapura yang ada di peringkat ke-3 dengan 29 poin.
Jika sampai gagal kembali memetik poin sedang Persipura mampu mencatat tiga poin di pekan ke-15 ini, tentu posisi PSS di klasemen akan dikudeta.
Hanya saja menatap laga lawan Mahesa Jenar nanti, situasi tidak terlalu ideal hadir di tim PSS dengan absennya pelatih Ansyari Lubis di bench karena sanksi akumulasi kartu kuning. Dua kartu kuning dia dapatkan saat pertandingan tandang kontra Persiku saat putaran pertama dan saat mendampingi di pertandingan Kendal Tornado FC pada hari Senin (5/1) lalu.
Namun, asisten pelatih PSS Sleman, Gilang Ramadan memastikan hal tersebut tidak mengganggu persiapan serta rasa percaya diri Super Elang Jawa.
“Untuk persiapan, walaupun mungkin dua atau tiga hari ini terbilang mepet, tapi kita kondisi tim PSS dipastikan siap untuk pertandingan lawan PSIS. Mengenai ada beberapa pemain yang cedera ataupun tidak bisa main, kita masih ada opsi pemain lain yang bisa diturunkan,” kata Gilang Ramadan.
Tim pelatih PSS dikatakannya saat ini menaruh perhatian pada dua hal utama, yaitu upaya mencetak gol lebih cepat serta memperbaiki performa meski permainan tim di putaran kedua sudah cukup baik.
Dalam lima laga putaran kedua, PSS tercatat belum pernah mencetak gol kurang dari 30 menit babak pertama pertandingan. Menanggapi hal ini, Gilang Ramadan mengakui hal tersebut terjadi pada menit-menit awal pertandingan yang terlihat adanya beberapa kelengahan pada laga-laga sebelumnya.
“Hal tersebut menjadi bahan evaluasi utama, baik bagi tim pelatih maupun seluruh pemain, agar fokus sejak awal laga dapat terus ditingkatkan. “Bagaimana caranya kita bermain fight dari kickoff, dari menit awal kita harus fight, itu yang jadi evaluasi kita,” ucapnya lagi.
Meski mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir, Gilang Ramadan menilai PSS masih ada sejumlah aspek teknis yang perlu diperbaiki. Dia menyoroti konsistensi dalam menjaga struktur permainan, terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan.