SLEMAN – PSS Sleman dihampiri kabar positif jelang laga pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26 lawan Kendal Tornado FC. Adalah kabar kembalinya striker Irvan Mofu yang sudah berlatih secara penuh bersama tim yang menambah kepercayaan diri tim.
Sebelumnya, Irvan Mofu sempat menjalani program latihan terpisah karena masih dalam tahap pemulihan cedera pasca laga kontra Persela Lamongan pada 1 Maret 2026 lalu.
Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra menyampaikan bahwa kondisi Irvan Mofu menunjukkan perkembangan yang berarti. Meski demikian, tim pelatih disebutkannya tetap berhati-hati dan terus memantau kebugarannya agar tidak terjadi resiko cedera ulang.
“Ya, kondisi Irvan Mofu terlihat bagus saat ini. Kami masih terus memantau dengan ketat karena ia baru saja kembali dari cedera,” kata Pieter Huistra.
Mantan pelatih Borneo FC Samarinda itu juga menambahkan informasi mengenai kehadiran Irvan Mofu dalam dua sesi latihan terakhir mampu mengikuti program latihan dengan baik tanpa kendala berarti.
Hal ini tentunya menjadi sinyal positif bagi tim berjuluk Super Elang Jawa yang tengah membutuhkan kedalaman skuad di fase penting kompetisi. “Sejauh ini semuanya terlihat baik. Kita lihat bagaimana perkembangannya nanti,” dia menambahkan.
Dengan progres yang terus dipantau, Pieter Huistra berharap Irvan Mofu dapat segera kembali ke performa terbaiknya dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim saat laga tandang menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (29/3) nanti.
Dan jelang bergulirnya pertandingan krusial akhir pekan nanti, tim PSS sendiri terus menjalani latihan intensif dari tim pelatih dibawah pengawasan Direktur Teknik, Pieter Huistra.
Dia mengungkapkan latihan berjalan positif dengan intensitas yang baik. Pieter Huistra juga menyebutkan bahwa sesi latihan dirancang mempertajam aspek teknis sekaligus memperkuat pemahaman taktik para pemain.
Menu latihan pun dilakukan secara menyeluruh termasuk mengasah kemampuan individu serta latihan organisasi tim di lapangan baik dalam situasi bertahan maupun menyerang.
“Kami banyak melakukan latihan yang bersifat taktis. Tujuan utamanya adalah menyegarkan kembali pemahaman para pemain dan memastikan semua pemain tetap mengingat prinsip-prinsip taktik yang kami terapkan,” dia menegaskan.