RUPS PT Liga Utama Indonesia Perkuat Konsolidasi Klub dan Struktur Pengurus Menuju Musim 2026/27

RUPS PT Liga Utama Indonesia Perkuat Konsolidasi Klub dan Struktur Pengurus Menuju Musim 2026/27

30 Agustus 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026-27

JAKARTA – PT Liga Utama Indonesia (PT LUI), anak usaha PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Sapphire Ballroom, Sheraton Hotel Gandaria, Jakarta, Senin (24/8). RUPS menjadi forum penting bagi PT LUI bersama klub untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan musim kompetisi 2025/26 sekaligus menyusun arah perseroan menghadapi musim 2026/27.

RUPS diikuti klub-klub yang menjadi bagian dari ekosistem kompetisi Championship. Sebanyak 20 klub Championship musim kompetisi 2025/26 menjadi peserta agenda RUPS Tahunan. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi antara PT LUI dan klub dalam membahas berbagai agenda korporasi, kompetisi, bisnis, serta proyeksi perseroan untuk musim berikutnya.

Dalam agenda utama, RUPS Tahunan membahas laporan kegiatan dan bisnis perseroan sepanjang 2025/26, meliputi laporan korporasi, laporan kompetisi, serta laporan bisnis. Selain itu, turut disampaikan laporan keuangan perseroan tahun 2025 yang telah diaudit serta laporan keuangan interim 2025/26.

"RUPS ini menjadi momentum penting bagi kami untuk bersama-sama melihat apa yang sudah dilakukan pada musim 2025/26 dan kemudian menyusun langkah ke depan. Klub merupakan bagian yang sangat penting dalam ekosistem Championship. Karena itu, konsolidasi dan komunikasi antara PT LUI dengan klub harus terus diperkuat," ujar Direktur Utama PT LUI, Ferry Paulus.

Menurutnya, pengembangan kompetisi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen dalam ekosistem, termasuk operator dan klub.

"Kami ingin memastikan bahwa apa yang diputuskan dan dibahas dalam RUPS dapat menjadi pijakan bersama untuk menghadirkan kompetisi yang semakin profesional, kompetitif, dan memiliki fondasi bisnis yang sehat. Musim baru harus dipersiapkan secara menyeluruh, baik dari sisi kompetisi, tata kelola maupun bisnis," lanjutnya.

Salah satu agenda penting dalam RUPS adalah perubahan pengurus perseroan. Berdasarkan hasil RUPS, susunan pengurus PT Liga Utama Indonesia setelah perubahan terdiri atas jajaran Dewan Komisaris dan Direksi.

Untuk Dewan Komisaris, RUPS menetapkan Sadikin Aksa sebagai Komisaris Utama dan Amir Burhanuddin sebagai Komisaris Independen.

Sementara pada jajaran Direksi, Ferry Paulus ditetapkan sebagai Direktur Utama, didampingi Asep Saputra sebagai Direktur.

Perubahan susunan pengurus tersebut menjadi bagian dari langkah perseroan dalam memperkuat tata kelola serta memastikan organisasi memiliki struktur yang semakin solid dalam menjalankan agenda dan proyeksi bisnis menghadapi musim 2026/27.

"Perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari dinamika dan kebutuhan perseroan untuk terus berkembang. Yang paling penting adalah bagaimana struktur yang ada dapat bekerja secara solid, memiliki visi yang sama, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan perseroan dan kompetisi," kata Ferry Paulus lagi.

Selain perubahan pengurus, RUPS juga membahas sejumlah agenda strategis untuk musim 2026/27. Dalam RUPS Luar Biasa, peserta membahas perubahan Anggaran Dasar perseroan, serta proyeksi kegiatan dan bisnis perseroan 2026/27 yang mencakup proyeksi kompetisi dan bisnis. Agenda tersebut dilanjutkan dengan pembahasan proyeksi keuangan perseroan 2026/27 serta agenda lainnya.

RUPS juga membahas agenda pengalihan saham perseroan yang melibatkan sejumlah klub. Agenda tersebut mencakup pengalihan saham antara Garudayaksa FC (PT Bintang Sepakbola Dunia) dan Persis Solo (PT Persis Solo Saestu), PSS Sleman (PT Putra Sleman Sembada) dan Semen Padang FC (PT Kabau Sirah Semen Padang), serta Isenmulang Kalteng FC (PT Adhyaksa FC Banten) dan PSBS Biak (PT Sepakbola Biak Jaya). Selain itu, terdapat agenda pengalihan saham lainnya yang melibatkan Persekat Tegal (PT Persekat Kigede Sebayu), Donggala United (PT Ambara Putra Bakti), RANS Nusantara FC (PT Rans Prestisius Klub Sepak Bola), De Red FC (PT Sang Merah Abadi Jaya), PT LIB, dan PSGC Ciamis (PT Nirwasita Tujuh Kayana).

Kehadiran klub dalam RUPS menjadi bagian penting dari proses konsolidasi perseroan. Klub tidak hanya menjadi peserta kompetisi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun dan mengembangkan ekosistem Championship.

Karena itu, RUPS menjadi ruang bagi PT LUI dan klub untuk menyelaraskan perspektif mengenai arah kompetisi, pengembangan bisnis, serta tata kelola perseroan.

"Operator dan klub merupakan satu kesatuan dalam ekosistem kompetisi. Kami memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, tetapi tujuan akhirnya sama, yaitu menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan membangun industri sepak bola yang semakin sehat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi akan menjadi kunci dalam perjalanan musim 2026/27," tutup Ferry.

Susunan Pengurus PT Liga Utama Indonesia Setelah Perubahan:

Dewan Komisaris
Sadikin Aksa – Komisaris Utama
Amir Burhanuddin – Komisaris Independen

Direksi
Ferry Paulus – Direktur Utama
Asep Saputra – Direktur