PADANG – Semen Padang FC akan menjalani laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 dengan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5) kickoff 15.30 WIB. Pertandingan besok akan menjadi laga home terakhir yang membuat Kabau Sirah bertekad dapat memberikan kado manis berupa kemenangan untuk suporter dan masyarakat Sumatera Barat.
Pertandingan besok juga tentunya memang sudah tak punya pengaruh apapun untuk Semen Padang yang sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua sejak beberapa pekan sebelumnya.
Namun demikian, Semen Padang yang dipimpin pelatih kepala Imran Nahumarury bertekad untuk tetap tampil profesional menyelesaikan kompetisi yang hanya menyisakan dua pertandingan lagi dengan permainan terbaik.
Saat ini Semen Padang ada di peringkat ke-17 dari 18 dengan 20 poin. Bandingkan dengan Persebaya yang ada di papan atas, tepatnya di posisi ke-5 dengan 52 poin.
“Persiapan berjalan seperti biasa di laga home. Tentu laga yang sudah tak punya pengaruh untuk kami. Tapi kami tetap akan profesional sampai akhir nanti dengan berusaha maksimal di dua laga terakhir, home dan away. Dan tentu saya harap pemain tetap antusias untuk meraih kemenangan sebagai hadiah terakhir untuk masyarakat Padang,” kata pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury pada sesi Pre Match Press Conference, Kamis (14/5).
Disebutkan pelatih berlisensi AFC Pro ini, dalam situasi yang ada, dia terus berusaha menjaga mentality pemain untuk dapat tampil 100 persen di lapangan. “Saya lihat pemain juga sangat bersemangat. Yang pasti, besok akan banyak perubahan. Saya ingin mencoba pemain-pemain yang menit bermainnya kurang musim ini,” dia menegaskan.
Selain itu, Semen Padang juga nampaknya juga bakal kehilangan beberapa pemain pilar macam Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa serta Angelo Meneses yang tidak dalam kondisi fit. Termasuk juga Jaime Giraldo yang terkena akumulasi kartu kuning.
“Harus diakui, dua laga terakhir adalah berat. Tapi kami sudah siapkan semuanya. Kalau di dua laga terakhir bisa dapat enam poin, kenapa tidak. Tapi kita juga harus realistis,” ucapnya menambahkan.
Dan untuk menjalani laga home terakhir besok, Imran Nahumarury menuturkan dia selalu berpikir positif. “Kita lakukan persiapan yg baik untuk harapannya hasil yang didapat bagus juga tentunya,” pungkasnya.
Selain menjadi laga home terakhir musim ini bagi Semen Padang, laga lawan Persebaya besok jadi laga terakhir sebelum Stadion Haji Agus Salim Padang memasuki masa renovasi.
Dan setelah laga lawan Persebaya, Kabau Sirah akan menjalani laga terakhirnya yakni dijamu Persija Jakarta pada pekan ke-34 atau laga pamungkas pada Sabtu (23/5) mendatang.